Berita

Berly Martawardaya/net

Sebagai Kementerian Vital, Kemenperin Harus Bergerak Cepat

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 03:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kinerja Menteri Perindustrian, Saleh Husin dinilai kurang maksimal. Karena itu, kinerja politikus Partai Hanura itu layak dievaluasi.

"Kinerja Pak Selah harus dievaluasi. Sebab, Kemenperin adalah kementerian vital yang jadi motor penggerak ekonomi nasional," kata peneliti Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Berly Martawardaya kepada wartawan, Rabu (13/4).

Pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini melanjutkan pemerintahan Joko Widodo telah memberikan banyak kemudahan dan inovasi untuk mendongkrak sektor perekonomian di Tanah Air.


Berbagai insentif kepada pelaku usaha juga sudah diberikan melalui berbagai fasilitas kebijakan. Sebut saja investor diberikan kemudahan dalam mengurus perizinan, Peraturan Pemerintah (PP) No. 142/2015 tentang Kawasan Industri, yang bertujuan mempermudah usaha bisnis dalam membangun industri.

Namun demikian kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk membangun sektor industri dan ekonomi nasional tidak ditangkap dengan cepat oleh Menteri Saleh.

"Padahal di sektor industri kita perlu bergerak cepat. Menperin harus cepat dan jeli. Tapi dalam kenyataanya kan tidak begitu," sambung Berly.

Masih kata Berly, melemahkan ekonomi global bukan alasan bagi Menperin untuk berkelit. Bahkan beberapa negara di dunia bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi. Tentu saja hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan para penyelenggara negara tersebut.

Sebaliknya, lanjut dia, kondisi di Indonesia sektor perekonomian semakin muram. Beberapa indikasinya adalah angka kemiskinan yang meningkat, jumlah pengangguran bertambah dan daya beli lemah. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya