Berita

ahok bersama jokowi di istana

Pesan Ke BPK, Ahok: Lihat Kalau Saya Jadi Presiden

RABU, 13 APRIL 2016 | 15:31 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Dalam pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama terkait pembelian lahan RS Sumber Waras kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi juga menghadirkan salah seorang auditor BPK.

Saat itu, auditor BPK tersebut mengajukan pertanyaan lucu dan sederhana.

"Dia tanya 'Bapak pernah nggak kepikir, bapak kan mau beli NJOP. Itu harga terendah urusan negara. Bapak berhak menentukan NJOP, kenapa bapak tidak perlambat NJOP? Supaya bisa beli barang yang murah," ungkap Ahok mengutip pertanyaan auditor tersebut.


Saat ditemui di kantornya, Balaikota, Jakarta (Rabu, 13/4), Ahok mengaku tak melakukan seperti yang disarankan BPK karena menurutnya itu kejahatan.

"Terus saya jawabnya sederhana. Saya pertama nggak pernah kepikir masalah itu karena itu saya pikir kejahatan. Karena tugas saya mengadminstrasi keadilan sosial lho. Itu kejahatan!" tandasnya.

Oleh sebab itu, dia sempat menduga auditor tersebut merupakan orangnya Eddy Mulyadi Soepardi, salah satu petinggi di BPK.

"Saya bilang sama yang kemarin audit saya satu. Sekarang kamu orang BPK ya? Salam tuh sama salah satu anggota BPK Prof. Eddy. Aku udah gituin dia. Saya bilang, salam sama beliau bilangin Ahok doain dia umur panjang untuk lihat Ahok jadi Presiden," kata Ahok.

Bahkan, Ahok mendesak agar orang-orang munafik yang bercokol di kursi pemerintahan diberantas. [Baca: Ahok Tantang Ketua BPK Beberkan Harta Kekayaan]

"Supaya saya berantas munafik-munafik yang nggak bisa buktiin," tantangnya.[zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya