Berita

jusuf kalla/net

Politik

Selain Mundur Dari RI 2, JK Juga Harus Relakan Keluarganya Diproses

RABU, 13 APRIL 2016 | 00:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jusuf Kalla harus mundur dari jabatan Wakil Presiden, jika pria berusia 73 tahun itu konsisten dengan pemberantasan korupsi.

"Kalau JK konsisten dengan pemberantasan korupsi, mama harus mundur dari posisi sebagai RI 2. Ini sebagai bentuk penghormatan atas penegakan hukum," kata Ketua Umum Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI), Standarkiaa Latief, Rabu (13/4).

Diketahui, dari sekian banyak miliarder Indonesia ‎yang masuk kategori "pembangkang pajak" Panama Papers adalah keluarga Wapres JK. Silakan klik di sini.


Menurut Latief, selain harus mengundurkan diri, JK juga harus merelakan keluarganya yang diduga kuat terlibat dalam penggelapan pajak untuk segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Jelas Latief, terbongkarnya Panama Papers yang juga mengungkap daftar orang-orang Indonesia yang menyembunyikan aset senilai Rp 250 ribu triliun menunjukan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat bahaya korupsi.

Untuk itu, hukum harus ditegakan. Aset hasil penggelapan pajak tersebut juga harus ditarik dan dikembalikan kepada negara.

"Kelarga JK dan yang terlibat lainnya bisa dikenakan ancaman hukuman di atas 5 tahun sebagaimana diamanakan UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Tindak Pidana Pencucian Uang," tegasnya.

Latief menambahkan, terungkapnya Panama Papers yang juga mengungkap orang-orang Indonesia semakin membuktikan bahwa perilaku kejahatan luar biasa alias extra ordinary crime di Tanah Air seolah perbuatan yang lazim dilakukan dalam sistem kekuasaan yang berjalan.

"Perilaku ini harus segera dihentikan," tukasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya