Berita

Inovasi, Kemenperin Kembangkan Perpustakaan Berbasis Online

SELASA, 12 APRIL 2016 | 21:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Perindustrian menggelar Book Fair di Plasa Pameran Industri, Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa (12/4). Acara yang dibuka untuk umum dari Selasa-Jumat, 12-15 April 2016 tersebut sebagai bentuk promosi perpustakaan, juga diharapkan dapat merangsang minat baca pengunjung melalui penyediaan buku murah yang berkualitas.

Ketika membuka Kemenperin Book Fair, Menperin Saleh Husin menyampaikan bahwa Perpustakaan Kemenperin melakukan serangkaian inovasi melalui pelayanan berbasis online yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Salah satu layanan tersebut melalui integrasi website dan libranet.

"Sistem ini semakin meningkatkan kehandalan layanan serta memudahkan pustakawan dalam melakukan pengelolaan perpustakaan," ujar Menperin.


Pihaknya juga terus menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional sebagai induk dan pembina perpustakaan Indonesia dalam pengembangan kompetensi pustakawan dan standardisasi pengelolaan perpustakaan.

Saleh mencermati, meski dewasa ini era digital kian menggeser keberadaan buku manual, namun arti penting sebuah buku sebagai literatur primer tetap dibutuhkan. Selain itu kontribusi dari berbagai komunitas yang ikut memeriahkan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam perpaduan seni budaya dan ilmu pengetahuan.

Menperin juga berharap peningkatan akses literatur melalui perpustakaan dan kegiatan pameran meningkatkan bekal generasi bangsa yang handal dan tangguh demi tercapainya kehidupan industrialiasi yang lebih baik.

Didampingi Sekretaris Jenderal Kemenperin Syarif Hidayat dan Kepala Biro Humas Setia Utama, Menperin menyambangi stan-stan peserta pameran. Saya mengharapkan penyelenggaraan 'Kemenperin Book Fair' dapat memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pengunjung untuk menambah wawasan dan khasanah pustaka yang berkualitas," tutup Menperin.

Perpustakaan Kementerian Perindustrian merupakan salah satu perpustakaan khusus” dengan koleksi mayoritas bidang industri untuk mendukung visi dan misi Kementerian Perindustrian melalui serangkaian literatur dan referensi ilmiah. Upaya ini diyakini dapat mendukung proses pengkajian kebijakan serta penelitian dan pengembangan industri seperti SNI, jurnal, buletin, handbook dan textbook. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya