Berita

puspayoga/net

Menteri Puspayoga Sambut Strategi Percepatan KUR Dengan Pola Linkage

SELASA, 12 APRIL 2016 | 14:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. ‎Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyambut baik langkah Bank BNI melakukan linkage dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di 2016.

"Memang, untuk mempercepat serapan KUR seharusnya kerjasama dan linkage dengan lembaga keuangan lain. Selain dengan BPR, koperasi pun bisa dijadikan mitra dalam penyaluran KUR," kata Puspayoga dalam acara sosialisasi KUR Bank BNI dan percepatan penyaluran KUR 2016 dengan KUR Linkage Bank Perkreditan Rakyat di Semarang (Selasa, 12/4).

Terkait koperasi, Puspayoga menjamin bahwa saat ini banyak koperasi yang bagus untuk menjadi linkage perbankan, khususnya dalam menyalurkan KUR.
 

 
"Tidak semua koperasi jelek. Justru yang jelek-jelek sudah saya keluarkan dari database kami. Kita hanya membina koperasi yang bagus-bagus saja. Jadi, pihak perbankan bisa minta dinas koperasi untuk melihat daftar koperasi berkualitas di daerahnya masing-masing", papar Puspayoga.

Yang pasti, lanjut Puspayoga, pola linkage dalam penyaluran KUR 2016 harus lebih ditingkatkan. ‎Pola linkage kepada lembaga keuangan merupakan salah satu strategi yang disusun pemerintah dalam pemenuhan target penyaluran KUR secara nasional.

"Dan Bank BNI merupakan bank pelaksana KUR yang menjalankan penyaluran KUR pola linkage," demikian Puspayoga. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya