Berita

dpd/net

Mosi Tak Percaya Pada Pimpinan DPD Tak Memiliki Dasar Hukum

SELASA, 12 APRIL 2016 | 06:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mosi tidak percaya sejumlah anggota DPD terhadap kepemimpinan DPD saat ini tidak memiliki dasar hukumnya. Mosi tidak percaya ini tidak dikenal dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

"Kalau mosi tidak percaya hanya berdasarkan tandatangan bisa bahaya juga negara ini sebab itu tidak konstitusional," kata anggota Badan Kehormatan DPD asal Jambi, Juniwati T Masjchun

Sebagai pengawal harkat dan martabat institusi, katanya, BK pun hanya akan melihat masalah tersebut berdasar hukum dan etika. Sementara menyikapi ada permintaan dari inisiator dua setengah tahun agar BK menyikapi laporannya dalam waktu satu kali 24 jam, Juniwati mengingatkan bahwa BK DPD tidak bisa diultimatum seperti itu.


"Pemberi ultimatum seperti itu juga patut diproses nantinya oleh BK DPD. Kita tunggu saja, siapa nantinya yang akan laporkan itu ke BK. Kalau mau buka-bukaan, saya justru berani menyatakan banyak anggota DPD diduga melanggar UU dan etika. Ini juga akan diproses BK," demikian Juniwati, sebagaimana dilansir JPNN. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya