Berita

wagub djarot/net

Politik

JELANG PILGUB DKI

Ketika Djarot Berguyon Jadi Gubernur

MINGGU, 10 APRIL 2016 | 16:07 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri pengukuhan pengurus Ranting DPC PDI Perjuangan di GOR Bulungan, Jakarta, Minggu (10/4). Saat diminta memberikan sambutan Djarot sempat melontarkan guyonan apakah dirinya dalam acara itu bertindak sebagai pejabat atau kader partai.

"Sebagai kader partai atau sebagai wakil gubernur atau sebagai gubernur," tanya Djarot yang disambut tepuk tangan ratusan kader PDIP.

Dia menjelaskan, rekannya yang juga Plt. Ketua DPD PDIP Bambang DH bisa berhasil di Surabaya berkat dukungan dari partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.


"Pak Bambang DH peletak dasar pembangunan Kota Surabaya yang mendapat penghargaan dan apresiasi secara nasional dan internasional. Pak Bambang adalah kader internal partai bisa berhasil di Surabaya karena dukungan PDIP yang luar biasa," ujar Djarot.

Sebab itu, menurutnya, fugsi utama partai politik adalah melakukan rekrutmen calon pemimpin yang dididik secara intensif dengan wawasan ideologis guna memperjuangakan aspirasi rakyat.

"Wakil-wakil rakyat itulah yang merupakan kader-kader partai yang dipilih langsung oleh rakyat. Sistem demokrasi syarat pokoknya ada parpol yang kuat," beber Djarot.

Djarot juga memastikan dirinya sebagai kader PDIP siap menyelesaikan segala persoalan yang ada di Ibu Kota Jakarta.

"Kalau ada tetangga kalian berprestasi tapi miskin tapi dia tidak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi sampaikan kepada kami. Masyarakat miskin berhak berpendidikan, tapi yang berprestasi," jelas ketua DPP PDIP Bidang Organisasi dan Pengkaderan itu. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya