Berita

Indonesia Mendidik Beri Bantuan Siswa Korban Banjir di Nabire

MINGGU, 10 APRIL 2016 | 01:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia Mendidik bergerak cepat setelah mendapat kabar musibah banjir menimpa Kampung Sima, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua yang menyebabkan terganggunya kegiatan belajar-mengajar seratusan siswa di beberapa sekolah dasar.

"Indonesia Mendidik mengirim paket pembelajaran berupa buku-buku, alat-alat tulis dan pakaian untuk siswa-siswa yang terkena dampak banjir," kata Deklataror Indonesia Mendidik, Alpha Amirrachman, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 10/4).

Selain itu Sahabat Indonesia Mendidik juga menggelar roadshow edukasi dan bakti sosial berupa penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan dan pemberian penambahan jam pelajaran Bahasa Inggris bagi siswa-siswi di luar jam pelajaran, tambah Alpha yang juga Direktur Riset Indonesia Mendidik.


Perwakilan Sahabat Indonesia Mendidik Nabire, Ade Indah Cahyani, mengatakan kondisi pendidikan secara umum masih jauh dari standar minimal mengingat masih minimnya tenaga pengajar dan juga perpustakaan yang masih belum lengkap.

Masyarakat setempat menyambut antusias keterlibatan Sahabat Indonesia Mendidik dengan memberikan jamuan makan siang bersama di sela-sela roadshow edukasi dan pemberian bantuan. Walaupun hanya dengan mie instan dan nasi putih, jamuan makan siang tersebut telah mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa.

"Kami berharap Indonesia Mendidik ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan bisa memperkenalkan pada Nabire bahwa Sahabat Indonesia Mendidik pun ada di Nabire. Kami siap membantu, membangun dan mencerdaskan anak bangsa, dengan ide dan kreatifitas kami," ujar Ade.

Sementara Alpha menambahkan bahwa masih ada ketimpangan pembangunan yang lebar antara Indonesian kawasan barat dan timur, di mana pembangunan di kawasan timur masih jauh tertinggal. Bahkan Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua menempati peringkat terendah di banding provinsi-provinsi yang lain.

"Tentunya ini tantangan bersama kita semua dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045 nanti dan Indonesia Mendidik bersama segenap komponen masyarakat yang lain siap untuk membantu pemerintah," ujarnya, sambil mengatakan bahwa bangsa ini perlu bekerja lebih keras dan cermat dalam mendorong pendidikan yang merata dan mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya