Berita

net

Disindir Ahok Ketum Partai Tak Punya Suara, Yusril Santai

SABTU, 09 APRIL 2016 | 08:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyindir bakal calon pesaingnya dalam Pilgub Jakarta 2017 Yusril Ihza Mahendra. Ahok menyebut Yusril ketua umum parpol yang tidak punya suara.

Sebab, Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu mendaftar ke partai lain untuk mendapat tiket maju dalam Pilgub Jakarta. PBB sendiri tak mempunyai kursi di DPRD DKI Jakarta.

Tercatat, Yusril melalui Duta Koordinator Yusril telah mendaftar penjaringan Gerindra dan penjaringan PDIP. Rencananya Yusril juga akan mendaftar penjaringan Demokrat.


Yusril tak mempersoalkan sindiran Ahok tersebut.

"Tidak masalah kok. Saya menghormati kedaulatan dan prosedur yang ditentukan oleh masing-masing partai dalam proses pencalonan gubernur DKI," ujar Yusril saat dihubungi, seperti dikutip dari RMOLJakarta (Sabtu, 9/4).

"Karena saya salah seorang bakal calon dan kebetulan pula saya adalah Ketua Umum salah satu parpol, maka saya harus mengikuti mekanisme yang ditentukan, tanpa kecuali," tambahnya.

Mantan Menkumham itu kembali menegaskan tidak ada masalah dengan hal tersebut. Meski dirinya mengakui sudah ada pembicaraan secara informal dengan masing-masing pimpinan parpol.

Mengenai dirinya mendaftar penjaringan kesejumlah parpol, Yusril mengaku itu bagian dari diplomasi.

"Ini adalah bagian dari diplomasi saya dalam menggalang dan menyatukan partai-partai dalam mencapai suatu tujuan. Kalau ini berhasil, ini juga baik dalam upaya menegakkan demokrasi di negeri kita," tutupnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya