Berita

Pengacara Sanusi: Rp 1,14 M Uang Pertemanan Bukan Suap Dari Bos Podomoro

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 21:07 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Uang sebanyak Rp 1,14 miliar yang ditemukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika melakukan operasi tangkap tangan terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi bukan merupakan uang suap. Melainkan uang pertemanan antara Sanusi dengan bos PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja.

"Bahwa Bang Uci (M. Sanusi) dan Ariesman, kan kenal sejak 2005. Sama-sama pengembang, kerja sama di bidang properti. Istilahnya ini uang pertemanan, bukan uang suap," ujar kuasa hukum M. Sanusi, Krisna Murthi di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (7/4).

Oleh sebab itu, dia menegaskan tidak ada hubungan pemberian uang tersebut dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.


"Menerima uang ini kewenangannya tidak sebagai Ketua Komisi D," tekannya.

Pasalnya, dia menegaskan Sanusi tidak memiliki wewenang dalam membahas Raperda itu, melainkan hanya mengikuti teknisnya saja.

"Karena gini, tidak pada kewenangannya membidangi dalam membahas Raperda itu sendiri," tegasnya.

Disinggung soal Sanusi menjadi justice collaborator, Krisna masih belum mau berbicara banyak. "Nanti kita lihat lah. Kan masih dalam tahap pengembangan," terangnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya