Berita

ahok-Ariesman dalam sebuah kesempatan sebelumnya/net

Terkait Suap Raperda, KPK Harus Segera Periksa Ahok

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi harus segera memerikas Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama terkait kasus suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Wilayah Zonasi Pesisir Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Apalagi, petunjuk ke arah dugaan keterlibatan mantan Bupati Belitung Timur yang akrab disapa Ahok itu sudah terang benderang.

"Mana mungkin Ahok tidak mengetahui proses perijinan reklamasi apalagi orang-orang yang selama ini ditenggarai dekat dengan beliau pun sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ada yang dicekal. Sehingga sudah saatnya Gubernur ini dipanggil sekaligus mengkonfrontir keterangan-keterangan yang beredar di masyarakat," tegas Ketua Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra dalam keterangannya (Kamis, 7/4).


Dalam kasus suap tersebut, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Yaitu, Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi, karyawan PT Agung Podomoro Land Triananda Prihantoro, serta Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja sebagai tersangka. Selain itu, Bos PT Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan juga sudah dicegah keluar negeri.

Effendi juga menyarankan agar Ahok dapat membuka selebar-lebarnya keterangan kepada KPK. Agar duduk persoalan semua yang terkait dengan reklamasi Teluk Jakarta tersebut lebih jernih sehingga tidak ada yang memetik pencitraan positif maupun negatif ataupun melempar-lempar kesalahan kepada orang lain dari kasus grand korupsi ini.

"Ahok harus berani bicara berani tanggung jawab, jangan semua orang apalagi bawahannya salah tapi diri nya seperti malaikat saja yang nggak bisa tersentuh kesalahan, harus gentle sebagai pemimpin, kalau anak buah salah ya pasti pemimpin yang paling salah, jangan lempar kesalahan," demikian Effendi.

Hari ini, KPK memeriksa Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebagai saksi untuk Ariesman Widjaja. Heru yang juga bakal mendampingi Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 mendatang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya