Berita

presiden jokowi/net

Politik

Pada Sidang Kabinet, Jokowi Kembali Ingatkan Tiga Kunci Pembangunan

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 13:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan kepada para menteri mengenai tiga hal yang sudah berulang-ulang disampaikannya. Ketiga hal itu adalah masalah yang berkaitan dengan deregulasi, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

Terkait dengan masalah deregulasi, Jokowi mengatakan aturan regulasi kita yang terlalu banyak harus disederhanakan, harus disimpelkan. Dia meminta semua kementerian harus bergerak di sini, aturan-aturan yang rumit dan bertele-tele harus segera dihapus.

Kepala Negara menegaskan, perintah untuk menyederhanakan deregulasi itu sudah disampaikannya sering. Namun dia mengulanginya lagi, termasuk yang berkaitan dengan peraturan daerah.


"Sekali lagi pangkas regulasi yang menghambat kecepatan kita dalam memutuskan, pangkas regulasi yang menghambat kecepatan kita dalam bertindak. Inilah yang akan memberikan dorongan kita dalam berkompetisi dengan negara-negara yang lain," tegas Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (11/4).                                      

Yang kedua, yang berkaitan dengan infrastruktur. Jokowi kembali mengingatkan sudah berkali-kali ia menegaskan, bahwa belanja modal yang berkaitan dengan infrastruktur, harus difokuskan.

"Ada yang sudah berulang-ulang kali saya sampaikan. Jangan lagi kita terjebak pada money follow function. Semuanya dibagi pada organisasi-organisasi yang ada di kementerian, yang ada di lembaga, yang ada bagi, bagi, bagi, bagi rata. Kita harus fokus jelas, prioritas juga harus jelas," ungkapnya.

Menurut Jokowi, infrastruktur merupakan kunci dalam menekan biaya logistik, memberikan daya saing, dan juga akan mempersatukan, baik antar kota, antar kabupaten, antar provinsi, dan antar pulau.

Adapun yang ketiga, Jokowi menyampaikan yang berkaitan dengan SDM. Dia mengingatkan, kecepatan dalam menangani masalah SDM ini juga akan memberikan percepatan dalam pembangunan.

Karena itu, dia meminta agar kerja sama antara Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan yang lain-lainnya segera harus diputuskan sehingga langsung bisa action di lapangan.

Dilansir dari laman setkab.go.id, sidang kabinet paripurna itu dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan semua jajaran menteri dan kabinet. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya