Berita

net

Kesehatan

Jokowi Jamin Berobat Dengan KIS Gratis

RABU, 06 APRIL 2016 | 16:42 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), Asistensi Sosial Lanjut Usia (ASLU), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Beras untuk Rakyat Sejahtera (Beras Rastra) dalam kunjungan kerja ke Halmahera Utara.

Jokowi mengatakan bahwa besaran KIP untuk per siswa SD sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, dan SMA/SMK Rp 1 juta.

"Cukup tidak, cukup, masak segitu tidak cukup. Kartu pintar ini betul-betul dipakai untuk berkaitan dengan sekolah, jangan dipakai beli pulsa, dicabut nanti," ujarnya kepada 26 perwakilan masyarakat di Terminal Suasio, seperti dikutip Tim Komunikasi Presiden, Rabu (6/4).


Jokowi mengingatkan bahwa KIS bila digunakan berobat ke rumah sakit tidak dikenai biaya. Bahkan, dirinya akan mengecek langsung jika ada rumah sakit yang memungut biaya.

"Bisa saya copot kepala rumah sakitnya, bisa dokternya. Karena itu sebenarnya juga bayar tapi yang bayar pemerintah," katanya.

Untuk PKH, Jokowi mengingatkan agar digunakan untuk keperluan gizi anak dan gizi keluarga sehingga sesuai dengan peruntukannya.

Faktor ibu hamil atau memiliki anak 0-6 tahun atau memiliki anak usia sekolah sampai SMP, mempengaruhi besaran PKH yang diberikan kepada setiap keluarga. Pendeknya, besaran PKH tidak sama. Presiden berpesan agar dana ini digunakan sebaik-baiknya. Jika ketahuan digunakn untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, maka dana ini akan ditarik dan dialihkan ke keluarga yang lebih memerlukan.

Sementara untuk ASPDB dan ASLU merupakan wujud tanggung jawab dan pnghormatan pemerintah kepada warga penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia agar memiliki jaminan untuk mendapatkan fasilitas yang wajar sehingga dapat menjalani kehidupan dengan tenang.

Terkait program Rastra, pemerintah menjamin bahwa beras yang diberikan adalah kualitas layak konsumsi.

Sedangkan mengenai KIP, Kemendikbud telah menyalurkan KIP dengan sasaran SD di Kota Maluku Utara sebanyak 37.102 siswa, SMP sebanyak 15.311, SMA 4.251, dan SMK 5.517. Diharapkan KIP akan mendorong agar anak-anak usia sekolah di Maluku Utara bisa makin pintar dengan mengecap pendidikan resmi. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya