Berita

Kejagung, Panggil Paksa Saja Bupati Puncak

RABU, 06 APRIL 2016 | 15:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejaksaan Agung diminta bersikap tegas menyikapi penolakan Bupati Willem Wandik menjalani pemeriksaan. Dua kali dipanggil, Bupati Puncak Papua itu mangkir.

"Jemput paksa saja karena dia melakukan perlawanan hukum dengan mangkir dari panggilan," ujar Arnold Wendahas dari Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Papua (FMPP) dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (6/4).

Pemanggilan Bupati Willem terkait perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) senilai Rp 15 miliar tahun 2013 dan markup pengadaan pesawat Grand Karebo senilai Rp 146 miliar tahun 2015. Terkait perkara ini Bupati Willem sebagai terlapor.


Terpisah dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh kejaksaan, Arnold mengatakan pihaknya melaporkan Bupati Willem ke Bareskrim Mabes Polri, dengan nomor laporan 24/Fmpp-P/11/2016 pada 23 Februari 2016. Dalam laporannya, FMPPP menyertakan sejumlah berkas sebagai barang bukti berupa surat Dinas Perhubungan Kabupaten Puncak dan dan rekening koran giro.

Dana Bansos dari Provinsi Papua tahun 2013 yang diduga kuat dikorupsi bupati dicairkan dua tahap. Pertama pada 3 Desember 2013 sebesar Rp 5 miiar, tahap kedua pada 5 Desember 2013 sebesar Rp 10 miliar. Kemudian, dilakukan pemindahan dana hibah ke rekening Giro Bupati Puncak tanggal 12 Desember 2013.

Arnold juga menyayangkan tindakan Bupati Willem yang melakukan pembohongan publik. Di acara bakar batu Bupati Willem menjanjikan pesawat Grand Karebo akan tiba di Kabupaten Puncak akhir bulan Maret 2016, tetapi nyatanya tidak terlaksana. Masalah lainnya, pesawat yang dibeli tidak bisa masuk dan beroperasi di Indonesia karena tidak memenuhi persyaratan sebagaimana disebut dalam Peraturan Menteri Perhubungan.

Pesawat yang dibeli produksi tahun 1970, atau usia pesawat saat ini sudah di atas 40 tahun. Padahal Permenhub mengatur pesawat yang bisa masuk ke Indonesia untuk pesawat komersil/penumpang maksimal produksi berumur 15 tahun, sedangkan untuk pesawat muatan kargo produksi maksimal berumur 25 tahun.

"Kami minta segera tangkap Bupati Willem dan para pejabat Puncak Papua yang terlibat. Bupati jangan berkedok dengan alasan sebagai kepala perang. Kapan diangkat menjadi kepala perang?" katanya.

Kasus yang menyeret Bupati Willem juga sudah diberitahukan kepada Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Karena itulah Arnold mendesak presiden untuk memerintahkan Kejagung serius menadalami kasusnya.

"Keterlambatan penanganan kasus ini akan mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan dana yang lebih besar bersumber dari APBN tahun anggaran 2016 di Kabupaten Puncak. Kami masyarakat Papua khususnya kabupaten Puncak menolak tegas korupsi," demikian Arnold.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya