Berita

Rendy Lamadjido

Politik

Tabrakan Batik Air‎  Coreng Kinerja Jonan

SELASA, 05 APRIL 2016 | 02:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi V DPR Rendy Lamadjido meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bertanggungjawab atas peristiwa tabrakan pesawat Batik Air dan Transnusa di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta.

‎"Kejadian ini menjadi bukti kalau Menteri Jonan tidak kompeten mengurus masalah transportasi udara. Kejadian ini mencoreng kinerjanya," katanya kepada wartawan, Senin (4/4).‎

‎Rendy menilai, selama ini Menteri Jonan tidak konsern membenahi fasilitas dan infrastruktur layanan lalu lintas pesawat di Bandara. ‎Kata dia, pengawas lalu lintas penerbangan Indonesia di Bandara sering kewalahan menanggulangi lalu lintas pesawat di landasan.

‎"Jonan tidak menguasai transportasi, makanya dia tidak bisa membenahi masalah ini. Dia menteri yang tidak menjalankan nawacita pemerintahan dengan baik. Dia sebaiknya dipindah jadi Menteri BUMN saja," cetusnya.

‎Politisi PDIP mengingatkan, kasus tabrakan Batik Air ini telah mencoreng sejarah dunia penerbangan nasional. "Awan kelabu untuk penerbangan kita," sindirnya.

‎Atas kejadian ini, Rendy menyarankan Presiden Jokowi tidak lama-lama mempertahankan Jonan sebagai Menhub. Dia mengusulkan presiden mencari Menhub baru yang memahami urusan transportasi udara.

‎"Cari Menhub baru saja yang berlatar belakang militer biar tegas bisa mengatur aparat di lapangan. Kalau Menteri sekarang petugas di lapangan tidak didengar," katanya.

‎Lebih lanjut Rendy mengingatkan Menteri Jonan untuk tidak mengkambinghitamkan pihak Angkasa Pura sebagai operator bandara.

‎"Pejabat negara jangan biasakan diri cuci tangan. Ini pesawat penerbangan berjadwal, jadi ini tanggungjawab ada di tangan Menhub," tukas Rendy.

‎Seperti diketahui, Pesawat Transnusa jenis ATR reg PK-TNJ bertabrakan dengan pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 di Bandara di Run Way Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pukul19.55 WIB.

‎Kejadian berawal saat Pesawat Batik Air sedang mencoba take off. Ternyata, di runway masih ada pesawat Transnusa yang sedang di towing menuju hanggar.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya