Berita

airlangga hartarto/net

Politik

Airlangga: Kursus Politik Melibatkan Perguruan Tinggi di Indonesia

SENIN, 04 APRIL 2016 | 18:22 WIB | LAPORAN:

Calon Ketua Umum (Caketum) DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berencana membangun kursus politik bagi kader Golkar. Kursus itu akan bekerjasama dengan perguruan-perguruan tinggi yang ada di tanah air.

"Kursus bisa berlangsung selama 1-2 minggu. Paling lama satu bulan, yang pelaksanaannya melibatkan perguruan tinggi di Indonesia," kata Airlangga dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (4/4).

Dia menjelaskan, kursus politik sangat penting bagi kader sebagai dasar dan modal bagi pengembangan diri. Kursus juga untuk mempersiapkan mereka dalam mengemban jabatan publik seperti anggota legislatif atau kepala daerah, sehingga dapat mendukung program pembangunan pemerintah secara baik agar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Dengan pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dari kusus politik ini, saya yakin kader Golkar akan dapat memenangkan setiap pertarungan politik dan dapat menjalankan amanah rakyat dengan baik," jelasnya.

Selain itu, tambah Airlangga, kursus politik tersebut bertujuan agar kader punya pengetahun tentang pembangunan pemerintah yang bersih, cara pengelolaan partai yang profesional, dan pembangunan kaderisasi.

"Pada tahap awal, kursus diprioritaskan kepada mereka yang berada dalam jajaran fungsional. Mereka dipersiapkan untuk pemilu 2019 nanti, baik di daerah maupun di pusat. Setelah pemilu, baru masuk ke kader-kader yang siap ikut pilkada," tutur Airlangga.

Anak mantan Menteri Koordinator Industri dan Perdagangan di zaman Presiden Soeharto, Hartarto Sastrosoenarto ini mengemukakan kurus tidak dipusatkan di Jakarta, tetapi dilakukan di daerah-daerah. Para pengurus, baik di pusat dan daerah melakukan kerjasama dengan kampus-kampus di wilayah masing-masing.

"Pengurus pusat hanya siapkan modul sebagai arahan. Pelaksananya ada di daerah-daerah bekerjasama dengan perguruan tinggi," ujarnya.

Airlangga menambahkan kursus hampir serupa dengan program dilakukan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) saat ini. Setelah kursus, para kader akan mendapatkan sertifikat. Sertifikat itu sebagai salah satu pertimbangan untuk dipilih sebagai calon legislatif atau calon kepala daerah.

Saat ditanya mengenai pembiayaan kursus, Airlangga mengemukakan kombinasi antara partai dan kader. Partai membantu, tetapi para kader juga ikut partisipasi. Tujuannya supaya peserta kursus memiliki tanggung jawab dan semangat mengikuti kursus.

"Kalau dibayarkan penuh oleh partai, nanti mereka tidak serius. Harus ada partisipasi dari kader," tutupnya. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya