Berita

Reshuffle Session 2, Mengakhiri Gerhana Matahari

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 16:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Isu perombakan kabinet kembali mencuat. Tapi berbeda dengan yang beredar pada waktu lalu, isu reshuffle kali ini diwarnai dengan prolog kebijakan pemerintah yang diumumkan Presiden Joko Widodo tanpa kehadiran Wapres Jusuf Kalla. Misalnya keputusan kilang pengolahan gas Blok Masela di darat (onshore), dan penurunan harga BBM.

"Ini merupakan signal bahwa padareshuffle session dua nanti Jokowi akan menampilkan dirinya sebagai satu-satunya matahari dalam kabinet, sehingga dalam pengambilan keputusan bisa lebih cepat, tanpa harus lama-lama bersilang-pendapat," kata Adhie M Massardi.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini menengarai selama ini setiap mau mengambil keputusan Jokowi harus mengakomodasi pikiran JK dan orang-orangnya di kabinet. Padahal sering bertentangan dengan Konstitusi, UU dan Nawacita.


"Lihat saja bagaimana ruwetnya Jokowi ketika hendak menolak keinginan MenESDM Sudirman Said untuk memperpanjang kontrak-karya Freeport yang nyata-nyata melawan hukum. Bahkan Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan yang setiap saat berada di dekatnya, pernah mengatakan APBN bakal jebol bila Freeport tidak diperpanjang," katanya.

"Bagusnya Jokowi tidak panik diancam begitu. Makanya, ketika perpanjangan kontrak Freeport ditolak dan tidak ada dampak apa-apa, Jokowi akhirnya dengan santai memutuskan kilang pengolahan gas Blok Masela di darat. Ternyata juga tidak masalah. Investornya (Inpex/Sheel) tidak lantas hengkang seperti diancamkan sebelumnya," tutur Adhie.Ke depan, menurut jubir presiden era Gus Dur ini, pemerintah harus lebih lincah dan cepat mengambil keputusan, mengingat persoalan bangsa ini demikian ruwet dan perlu penanganan serba cepat.

"Makanya, reshuffle session-2 ini harus dipakai Jokowi untuk mengakhiri ‘gerhana matahari di Kabinet Kerja’ agar ada ketenangan dalam pemerintahan, sehingga orang seperti Menteri Susi bisa menjalankan perintah presiden tanpa harus takut ditegur Wapres," ulas Adhie.‎

Mengenai Menko Maritim dan Sumberdaya Rizal Ramli, menurut Sekjen MKRI (Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia) ini, tergantung sepenuhnya pada pola kebijakan Jokowi. Kalau orientasi pemerintahannya adalah rakyat, berpijak pada Konstitusi dan Nawacita, Rizal Ramli akan tetap ada di sana (kabinet).

"Rizal Ramli bukan orang yang haus kekuasaan. Kalau memakai istilah Mahfud MD, mantah Menhan era KH Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli memiliki 'zuhud politik' seperti Gus Dur. Maksudnya, berpolitik bukan sebagai ambisi kekuasaan, melainkan sebagai pengabdian, sehingga cara memperoleh maupun mempertahankan kekuasaannya tidak dengan membabi-buta, apalagi menjilat dan mengorbankan integritas serta kredibilitasnya.," katanya. [dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya