Berita

Habiburokhman/net

Politisi Gerindra: Save DKI Dari Pemimpin Bermental "Basuki"

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 14:57 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman memiliki singkatan khusus untuk orang-orang yang mudah emoasi bermental korupsi dengan sebutan "Basuki".

"Usut tuntas korupsi reklamasi DKI, save DKI dr org yg bermental Berangasan Suka Korupsi (Basuki)," tulis Habiburokhman di Twitter pribadinya @habiburokhman, Minggu (3/4).

Dia menekankan bahwa Ibukota Jakarta harus diselamatkan dari pemimpin-pemimpin yang bermental koruptor.


"Save Jakarta dari pemimpin yang bermental Basuki, bukan nama orang tapi kepanjangan dari BerAngasan dan Suka KorupsI (Basuki)," ciutnya.

Sementara itu, penilaiannya, semua parpol juga pernah mengalami persoalan tangkap tangan salah satu kader partainya oleh lembaga antirasuan seperti yang dialami Gerindra saat ini.

"Semua Partai pernah alami kader kena OTT, yang bedakan adalah respon, Insya Allah Gerindra selamat dan akan lebih kuat," tulis Habiburokhman.

Habiburokhman merupakan salah satu kader Partai Gerindra yang menggagas terbentuknya Tim Advokasi Jakarta Bergerak. Tim ini akan menampung semua keluhan masyarakat Jakarta yang merasa dirugikan oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat Ahok.

Sebelumnya, KPK menangkap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi dan karyawan PT. Agung Podomoro Land (Tbk), Trinanda Prihantoro, dalam kasus dugaan suap Kamis malam (31/3). Sanusi dan Trinanda kemudian ditetapkan menjadi tersangka. Sanusi yang juga bakal calon Gubernur DKI Jakarta itu jadi tersangka penerima suap.

Keesokan harinya, Jumat (1/4), Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Ariesman Widjaja menyerahkan diri setelah ditetapkan menjadi tersangka sebagai penyuap.

Sanusi ditangkap tangan lantaran diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari pengembang Agung Podomoro Land terkait pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

Selain Sanusi dan Trinanda, ketika itu penyidik juga mengamankan GER dan BER yang berperan sebagai perantara. Dalam operasi malam itu, KPK menyita barang bukti uang sebesar Rp 1,1 miliar. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya