Berita

kang yoto/net

PILKADA DKI 2017

Kang Yoto Bisa Ubah Jakarta Menjadi Lebih Baik

MINGGU, 03 APRIL 2016 | 03:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Suyoto berhasil mengubah Bojonegoro, dari wilayah yang sangat miskin, menjadi wilayah idaman di Jawa Timur dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan. Di tangan Suyoto, toleransi beragama di Bojonegoro pun menjadi contoh yang baik.

"Pun demikian dengan reformasi birokrasi. Masyarakat Bojonegoro sangat puas dan percaya dengan kepemimpinan Suyoto karena tingkat kebahagiaan dan hidup sehat produktif sangat tinggi," Direktur Eksekutif Global Base Review (GBR), Rusdianto Samawa, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Minggu, 3/4).

Karena itu, sambung Rusdianto, tak salah bila nama Suyoto disebut-sebut sebagai calon alternatif pemimpin Jakarta untuk menggantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Jakarta, selain majemuk, juga memiliki persoalan terkait dengan toleransi dan pluralisme.


"Dan Kang Yoto berhasil membangun toleransi agama di Bojonegoro dengan baik. Tidak salah apabila Suyoto mendapat apresiasi dari berbagai lintas pesantren, tokoh agama dari berbagai agama, serta masyarakat dan pemuda," ungkap Rusdianto.

Menurut Rusdianto, tingkat kepercayaan publik terhadap Bupati Bojonegoro Sutoyo sangat luar biasa. Hal ini bisa dibuktikan dengan hasil survei ada awal bulan Maret lalu di Bojonegoro. Masyarakat Bojonegoro menilai Suyoto sangat baik dan terpercaya. Hal ini sebab dalam memimpin, Suyoto tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Kang Yoto bisa bawa perubahan di Jakarta, sebagaimana ia berhasil dan sukses mengubah Bojonegoro," demikian Rusdianto. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya