Berita

Hukum

Suap Berantas Untuk Jaksa, HM Prasetyo: Harus Dibuktikan Dulu

JUMAT, 01 APRIL 2016 | 15:48 WIB | LAPORAN:

. Jaksa Agung HM. Prasetyo tak bisa memastikan uang suap dari PT. Brantas Abipraya diperuntukan untuk jaksa di Kejati DKI.

"Itu kan (baru) disinyalir, (harus) buktikan dulu, didalami dulu," kata Pras kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (1/4).

Dugaan keterlibatan jaksa menyeruak karena sejauh ini pelaku yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK baru sebatas pemberi dan pelantara. Mereka adalah Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko dan Senior Manager PT Brantas Abipraya, Dandung Pamularno sebagai pemberi suap, sementara orang yang berperan sebagai perantara bernama Marudut.


Suap diberikan Sudi dan Dandung agar proses penyelidikan perkara korupsi Brantas Abipraya yang ditangani Kejati DKI dihentikan. Kasus yang diselidiki jaksa itu terkait dengan iklan entertainment.

Dugaan adanya keterlibatan jaksa diperkuat dengan diperiksanya Kajati DKI Sudung Situmorang dan Aspidsus Tomo Sitepu. Keduanya diperiksa kemarin malam hingga subuh tadi, pukul 05.00.

Dicecar pemeriksaan anak buahnya karena ada dianggap mengetahui suap menyuap itu, Prasetyo menjawab diplomatis.

"Justru itu sedang di dalami, tahu tidak dia. Kalau tidak tau, dia bilang tidak tahu. Jangan dipaksakan tahu," terangnya.

Mantan politisi Nasdem itu mengakui belum mendapat kabar soal penyuapan tersebut.

"Saya belum ada informasi itu, makanya didalami sekarang," pungkasnya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya