Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/net

Indonesia Bantu Fiji 5 Juta Dolar AS Dan Satu Kompi Pasukan Zeni

RABU, 30 MARET 2016 | 21:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Padjaitan memulai perjalanan kunjungan kerja ke negara Fiji dan Papua Nugini, Rabu (30/3). Menurut Menko Luhut perjalanan ini adalah bagian dari rencana Pemerintah untuk mempererat hubungan RI dengan negara-negara di Pasifik Selatan.

"Pemerintah Indonesia sekarang bertekat untuk aktif dalam menjalin hubungan dengan 16 negara di Kawasan Pasifik Selatan. Sebenarnya tidak sedikit yang telah kita lakukan untuk Pasifik Selatan, tetapi kurang terkoordinasi dengan baik. Untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara tersebut, Presiden (Joko Widodo) memberi arahan agar kita memberi penjelasan kepada mereka tentang hal apa saja yang sudah dilakukan," kata Menko Luhut di atas pesawat menuju Fiji. Pernyataan ini didapat seperti dalam rilis Deputi VII Bidkoor Kominfotur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Agus R. Barnas sesaat lalu.

Menurut Menko Luhut, dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi beberapa waktu lalu, dia dan Retno sepakat bahwa peningkatan hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik Selatan harus ditangani dengan serius.


Menko Luhut mengatakan khusus untuk Fiji, pihaknya akan mengirimkan bantuan kemanusiaan dan bantuan pembangunan setelah pada bukan Februari negara itu dilanda Topan Winston. Topan tersebut memporak-porandakan negara itu dan menewaskan 29 penduduknya.

"Kami akan memberikan bantuan kemanusiaan senilai 5 juta dolar AS dan satu kompi pasukan Zeni yang akan diberangkatkan pada awal bulan April," kata dia.

Ketika ditanya apakah kunjungan ini juga akan membicarakan organisasi Melanesian Spearhead Group, Menko Luhut mengatakan bahwa mungkin itu juga ada pembicaraan ke arah sana.

"Indonesia memang merupakan anggota organisasi tersebut, tetapi kami menolak jika ada wacana untuk memerdekakan Papua. Papua adalah bagian dari  Indonesia, tidak bisa ditawar lagi. Perlu diingat kembali bahwa Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat), yang diselenggarakan pada tahun 1969, sudah memutuskan Papua adalah bagian dari Negara Republik Indonesia. Artinya, PBB sudah memutuskan bahwa Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia, dan dunia internasional sudah mengakuinya," kata Menko Luhut menegaskan.

Untuk meningkakan hubungan dengan negara-negara Pasifik Selatan, Menko Luhut mengatakan bahwa Pemerintah akan lebih sering mengirimkan menteri atau utusannya berkunjung ke negara-negara di kawasan tersebut.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk menunjuk envoy (duta) untuk wilayah ini. Jadi fokus kita tidak hanya ke negara-negara besar saja, Pemerintah pun akan memberikan perhatian yang serius terhadap negara-negara di kawasan ini karena letaknya yang strategis," imbuhnya.

Menko Luhut menambahkan bahwa sepulangnya ke Tanah Air, ia akan mengkomunikasikan dan berkoordinasi dengan Menlu Retno akan hasil kunjungannya ke kawasan ini. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya