Berita

jokowi

Hadiri Muktamar PPP, Jokowi Bukan Negarawan

SENIN, 28 MARET 2016 | 03:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diperingatkan untuk tidak menghadiri muktamar PPP yang digadang-gadang sejumlah pihak akan digelar awal April 2016.

"Kehadiran Presiden Jokowi mengindikasikan intervensi pemerintah," ujar Mudrik Sangidu, anggota Majelis Pertimbangan PPP Muktamar Jakarta kepada wartawan, Minggu (27/3).

Kemungkinan Presiden Jokowi hadir untuk membuka secara resmi muktamar disampaikan politisi senior PPP Bachtiar Chamsyah.


‎Lebih lanjut Mudrik menilai, Jokowi bukanlah seorang negarawan apabila nanti benar-benar hadir dalam muktamar. Bahkan, ia menilai Presiden Jokowi sudah tidak lagi menaati hukum karena putusan Mahkamah Agung mengakui keabsahan pengurus PPP hasil Muktamar Jakarta di bawah kepemipinan Djan Faridz.

"Muktamar pada April (2016) dipaksakan dan abal-abal," katanya.

Mudrik yang merupakan deklarator organisasi Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dan Panglima Mega-Bintang pada Pemilu 1997 menganggap pemilihan Romahurmuziy dan bakal dikukuhkanya dia sebagai ketua umum PPP melalui muktamar, tidak akan menyudahi konflik yang terjadi.

"Disahkannya Romy justu malah membuat berkepanjangannya kemelut PPP sebab memancing perlawanan kubu Djan Faridz," tukasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya