Berita

Politik

Keputusan Blok Masela Bukti Jokowi Dukung Ekonomi Konstitusi

MINGGU, 27 MARET 2016 | 19:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Presiden Joko Widodo agar gas Blok Masela diolah di darat (onshore) menghapus keraguan publik jika dirinya tidak serius menjalankan ekonomi konstitusi.

"Keputusan Jokowi memperlihatkan keberpihakan kepada gagasan-gagasan pengelolaan ekonomi dan sumber daya Indonesia yang mengutamakan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat," ujar Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat, Khalid Zabidi, Minggu (27/3).

Menurut Khalid, keputusan Jokowi dalam pengelolaan Blok Masela memperlihatkan kemelut pertempuran 'ideologis" di dalam Istana antara pengusung ide ekonomi liberal yang pro asing dengan pengusung ideologi ekonomi berdasarkan UUD 45 yang pro kedaulatan rakyat.


Seperti diketahui, para pejabat berpaham neolib di lingkaran kekuasaan terus mendorong Blok Masela dibangun di laut, seperti yang mereka janjikan kepada investor Inpex dan Shell.

Dikatakannya, keputusan tersebut membuktikan Jokowi ingin mewujudkan ekonomi konstitusi seperti yang diperjuangkan oleh Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.

"Keputusan Jokowi harus diikuti terus dengan kebijakan-kebijakan strategis yang menyangkut hajat kehidupan rakyat Indonesia sejalan dengan amanat konstitusi dan janji Nawacita," tukas Khalid. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya