Berita

foto: net

Imajinasi Keindahan Bawah Laut Akan Terjawab Di Deep & Extreme Indonesia

MINGGU, 27 MARET 2016 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pameran wisata bahari petualangan terbesar di Tanah Air: Deep & Extreme Indonesia 2016 akan digelar di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center pada 31 Maret-3 April 2016. Semua imajinasi tentang keindahan bawah laut, terjawab kontan di sini.

Ini adalah even terbesar, terlengkap, dan sudah memasuki tahun kesepuluh dengan mengangkat tema "Toward the Regencies' Potential". Temanya khusus mendalami pengembangan pasar wisata bahari untuk dijadikan salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia.

"Kemenpar terus membantu mendukung even ini. Mari mengeksplorasi keindahan bawah laut Indonesia. Mari kita reservasi, potensi yang terpendam di sana. Salah satu kegiatan kami adalah kampanye dan promosi wisata bahari kita," ujar Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dadang Rizki, Minggu (27/3).


Kampanye dan promosi memang menjadi fokus garapan Kemenpar. Soal bawah laut, Indonesia memang rajanya. Bukan karena punya Raja Ampat, tetapi bawah laut negeri ini punya segalanya. Ada Bunaken Manado, Lembeh Bitung, Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo NTT, Wakatobi-Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko, Morotai, Halmahera, Ambon, dan lainnya.

Dadang juga menjelaskan, bawah laut Indonesia punya terumbu karang yang menjadi tempat hidup 2.000 jenis ikan dan beragam biota laut. Spesies ikan wrase, dansel, trigger, sweetlip, unicorn, bisa dijumpai di sana. Begitu juga berbagai jenis ikan besar seperti tuna, marlin, hiu kepala palu, pari, layar, cakalang, barakuda, lumba-lumba, hingga paus.

Ada juga Belitung, pulau istimewa yang memiliki banyak pantai berhiaskan pasir putih dan bebatuan granit artistik. Deburan ombak dan hembusan angin laut di sana membawa suasana damai. Dan Indonesia punya ribuan tempat seperti itu yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sadar akan potensi besar tadi, kerja keroyokan pun dimulai. Lagi-lagi, semangatnya Indonesia Incorporated.

Beragam operator dan lembaga selam, organisasi pemerintah, dewan promosi pariwisata, agen perjalanan, kapal operator selam, alat dan aksesoris selam dan peralatan olahraga air pun diikutsertakan dalam kegiatan itu. Begitu juga perlengkapan fotografi bawah laut. Semua digandeng Kemenpar untuk sama-sama kompak mempromosikan wisata bahari Indonesia.

"Selain pameran, kami juga menggelar berbagai acara pendukung lainnya seperti seminar/konferensi, kompetisi dan demo-demo yang diselenggarakan setiap hari," tambah Dadang.

Konsepnya pun dibuat fun dan gaul. Setelah membayar tiket masuk pameran, semua pengunjung diberi kesempatan melestarikan dan merawat lingkungan. Ada juga lomba mewarnai untuk anak-anak.

Seminar menjadi salah satu program yang paling ditunggu-tunggu selama pameran Deep & Extreme Indonesia. Banyak isu-isu penting yang akan dibahas, seperti tentang perjalanan dan pariwisata terutama menyinggung soal ekowisata serta wisata bahari.

Topik lain dalam program seminar ini antara lain fakta pembangunan industri menyelam, ekowisata, lingkungan dan lain-lain. Pembicara yang diikutsertakan antara lain orang-orang dari generasi bervariasi yang memiliki pandangan visioner. Mereka termasuk fotografer bawah laut, guru petualangan outdoor, spesialis lingkungan, penulis buku, seniman dan selebriti.

"Saat ini, Deep & Extreme Indonesia juga fokus terhadap kelestarian lingkungan dan pariwisata berbasis petualangan. Ini sejalan dengan program Kemenpar yang sedang memajukan wisata bahari di Indonesia. Upaya itu merupakan salah satu cara untuk mencapai jumlah target wisman sebanyak 20 juta orang pada 2019," ungkap Dadang. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya