Berita

engelina pattiasina/net

Politik

Pak Jokowi, Ngapain Pertahankan Sudirman Said dan Amien Sunaryadi?

JUMAT, 25 MARET 2016 | 03:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta mengevaluasi Menteri ESDM Sudirman Said dan Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi karena lebih mementingkan kepentingan investor asing dalam pengembangan Blok Masela.

"Ngapain mempertahankan pejabat yang tidak membela kepentingan nasional kita. Sebaiknya, presiden copot saja," ujar Pendiri sekaligus Direktur Archipelago Solidarity Foundation Engelina Pattiasina dalam perbincangan dengan redaksi.

Menurut dia, Sudirman Said dan Amien Sunaryadi lebih membela proposal Inpex dan Shell yang menginginkan Blok Masela dikembangan dengan kilang terapung (offshore). Padahal, skenario ini tidak memberikan banyak manfaat lebih bagi pembangunan kawasan Indonesia Timur, terutama masyarakat Maluku dibandingkan proyek dibangun di darat (offshore).

"Dengan onshore, produksi gas dapat diproses sebagai LNG dan sekaligus bahan baku untuk industri petrokimia yang tidak akan bisa dilakukan jika dipilih LNG laut. Ini bisa membuka lapangan pekerjaan, ekonomi masyarakat di Maluku bisa tumbuh. Tapi, mereka malah menjadi jubir Inpex dan Shell, bukan membela masyarakat Maluku yang menginginkan onshore," imbuh Engelina.

Beberapa saat sesudah dan sebelum Presiden Jokowi memutuskan Blok Masela dikelola di darat, kata putri pendiri Pertamina ini, Sudirman Said dan Amien Sunaryadi masih saja menunjukkan pembelaannya terhadap Inpex.

Meski mengatakan akan mematuhi dan meneruskan keputusan Presiden Jokowi namun Sudirman tetap membohongi rakyat dengan menyebut proyek pembangunan kilang Blok Masela akan molor dari waktu yang dicanangkan pada tahun 2018 karena dipilihnya skema onshore. Adapun Amien menekan Jokowi agar memutuskan skema onshore dengan ancaman akan ada PHK karyawan oleh Inpex, dan Ipex kabur dari Indonesia.

"Apa sebenarnya kepentingan mereka, inilah yang kita pertanyakan. Di Australia saja Inpex nurut-nurut saja pemerintah Australia, tapi kenapa di sini tidak. Malah Menteri ESDM dan Kepala SKK Migas membelanya," kata dia.

"Sekarang sudah diputuskan di darat oleh Presiden, apakah nanti kedua pejabat ini tidak setengah-setengah menindaklanjuti keputusan tersebut. Jadi, lebih baik dicopot saja," demikian Engelina. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya