Berita

foto: net

Hari Ini, Ribuan Sopir Akan Geruduk Istana Dan DPR

SELASA, 22 MARET 2016 | 08:39 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Ribuan sopir yang tergabung dalam organisasi Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) akan menggelar aksi mogok massal sekaligus menyampaikan aspirasi di depan gedung DPR dan Istana Jakarta, Selasa (22/3).

Massa aksi turun ke jalan untuk menuntut agar Pemerintah agar segera menutup transportasi berbasis aplikasi online, yang menggunakan mobil plat hitam.

"Diperkirakan akan ada 5.000 sampai 10.000 massa yang akan ikut aksi ini. Bahkan bisa lebih, karena mereka biasanya spontan gabung aksi," kata Humas PPAD, Suharto saat dihubungi, Selasa (22/3).


Rencananya aksi ini akan dilakukan mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Suharto mengatakan aksi kali ini adalah aksi damai sehingga tidak ada sweeping yang akan dilakukan pihaknya kepada supir-supir lain yang tidak ikut berpartisipasi.

"Tidak ada sweeping terhadap armada yang sedang mengangkut penumpang," terangnya.

Pada dasarnya, para sopir angkutan ini merasa kecewa dengan pihak Istana sebab aksi pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu tidak bisa mengakomodir aspirasi mereka. Bahkan, selang beberapa hari, Pemerintah malah melegalkan dan menyetujui adanya koperasi bagi angkutan berbasis online.

"Kita kecewa. Kita ditemui Mensesneg, Kemenhub dan perwakikan Kominfo. Mereka bilang dikasih waktu 15 hari untuk sidang panel. Tapi apa? selang sehari mereka (Pemerintah) mengumpulkan pihak aplikasi online dan menyetujui mereka membuat koperasi, gimana kita nggak kecewa," tegas Suharto.

Meski begitu, Suharto mengimbau kepada massa aksi untuk menjaga ketertiban dan keamanan agar penyampaian aspirasi yang dilakukan dapat berjalan lancar tanpa ada provokasi.

"Kami mengimbau kepada teman-teman pengemudi untuk tetap menjaga sikap pada saat berdemo nanti. Khawatir ada pihak-pihak yang memprovokasi," imbuhnya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya