Berita

Prisia Nasution:net

Blitz

Prisia Nasution, Daripada Dugem Mending Blusukan

SENIN, 21 MARET 2016 | 09:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Narkoba, seks bebas dan perilaku seks menyimpang tengah menyerang generasi yang berada pada masa-masa produktif. Tak terkecuali kalangan selebriti. Namun Prisia Nasution (Phia) mencoba lebih bijak, tak mau menyalahkan re­kannya sesama artis.

"Itu dia, di mana ada asap di situ ada api. Nggak usah artis, kalau pakai narkoba efeknya berkepanjangan. Ini peringatan buat orangtua. TV itu selalu asal, dan orang-orang busuk selalu ada di TV. Gimana caranya orangtua menjaga dan mengarahkan anaknya itu sendiri," cetus Phia.

Janda kembang ini tidak ingin menikmati gaya hidup yang glamour. Bahkan ia juga tidak suka dengan pesta yang menurutnya tak penting.


"Berisik, jadi nggak suka. Teman-teman pada tahu kok saya nggak suka (clubbing). Jadi, gam­pang menolak ajakan mereka," kata Phia.

Artis yang tenar melalui film FTV ini men­gaku, teman-teman yang ia miliki sangatlah perhatian. Justru sahabatnya tersebut menilai, tolakan yang dikeluarkan oleh Phia, merupa­kan langkah untuk menjaga diri.

"Dari pada dugem, mending ngopi gitu di mana. Saya pasti selalu nolak diajakin du­gem sama temen-temen. Tapi bersyukur, temen-temen tidak masalah jika saya tidak ikut ketika mereka mau dugem," tambah bintang film Sang Penari, Jokowi dan Comic 8: Kasino Kings ini.

Daripada dugem, Phia lebih suka berdiam diri di rumah atau blusukan. "Mendingan dirumah, bisa ngelukis dan ngapain aja. Dari dulu, setiap weekend main ke desa-desa. Enak udaranya. Lebih refresh," ungkap­nya.

Phia pun kerap mengunggah per­jalanannya blusukan ke desa-desa untuk mengajak anak-anak muda ikut kontribusi dalam kegiatan positifnya itu.

"Sebenarnya jadi tambah wawasan bisa kenal dengan masyarakat desa. Tahu kehidupan mereka juga. Biasanya aku ceritain lewat caption foto yang saya posting di Instagram," tutupnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya