Berita

rachmawati/net

Rachmawati: LGBT Ancaman Bagi Nation And Character Building

SENIN, 21 MARET 2016 | 11:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perkawinan sejenis merupakan bentuk dekandensi moral. Sebagaimana korupsi, narkoba dan prostitusi, LGBT maupun pedofilia harus secara tegas dilarang di Indonesia.

"Kelompok LGBT ini juga dilarang semua agama. Apalagi Indonesia dengan falsafah Pancasila tidak mmungkin mentolerir hal yang bertentangan dengan agama yaitu sila Ketuhanan Yang Maha Esa," kata politikus senior Rachmawati Soekarnoputri beberapa saat lalu (Senin, 21/3).

Menurut Rachmawati, LGBT merupakan perilaku sesat yang menghancurkan peradaban bangsa. LGBT juga merupakan bagian dari skenario proxy war atau perang Asimetris, yang mau membunuh suatu bangsa melalui penghancuran budaya dan way of life.


"Jargon-jargon kebebasan individu atau hak asasi manusia tanpa batas adalah pengingkaran terhadapa agama yang berketuhanan," tegas Rachma, sambil mengatakan bahwa nation and character building terancam bila ada perkawinan sejenis.

Rachma mengingatkan, bila rezim penguasa saat ini membiarkan ada pernikahan sejenis, maka kan terjadi sebagaimana peristwa kaum Sodom dan Gomorah pada zaman nabi Luth. Sodom dan Gomoroh itu akhirnya ditenggelamkan Tuhan.

"Kata Bung Karno, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," demikain Rachma. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya