Berita

Saipul Jamil:net

Blitz

Rekonstruksi Pencabulan, Ipul Bikin Gemes Ibu-Ibu

JUMAT, 18 MARET 2016 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Saipul Jamil menjalani rekonstruksi dugaan pencabulan yang dilaporkan oleh korban per­tama, DS, kemarin. Pukul 13.05 WIB, Ipul tiba di rumahnya, di Perumahan Gading Indah, Jakarta Utara. Ratusan warga yang didominasi ibu-ibu pun langsung menyerbu mobil yang membawa eks juri D'Academy ini.

Dalam rekonstruksi ini menurut Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, Iptu Fahmi Amirullah setidaknya ada sekitar 31 adegan.

Para warga dibuat penasaran dengan sosok Ipul. Tidak kalah dengan awak media, warga juga berlomba membawa ponsel untuk mengambil foto bekas suami Dewi Perssik ini.


"Keluar Pul, keluar, takut apa? Gemesin ih," teriak seorang ibu yang terus memegang ponselnya.

Kurang lebih 15 menit, pul yang mengenakan jaket kulit coklat tua menunggu di dalam mobil dan sudah memakai kalung bertuliskan tersang­ka. Bahkan beberapa ibu-ibu nekat mengintip lewat jendela mobil demi mendapatkan foto Bang Ipul. "Jenggotnya itu, Pul lihat sini Pul," ucap ibu lainnya.

Tak banyak kata yang keluar dari Ipul. Dia hanya tersenyum dan memohon doa.

"Doain saja semuanya lancar, Alhamdulillah sehat-sehat saja," ucapnya tertunduk sambil tersenyum.

Usai menjalani rekonstruksi, polisi berpenda­pat Ipul beradegan sama dengan BAP. Ipul awalnya diminta untuk memperlihatkan 31 adegan saat terjadinya perkara itu. Akan tetapi, pada prosesnya Ipul diminta menambahi tiga adegan lain.

"Belum ada sangkalan terkait proses BAP, sementara lancar sesuai dengan rencana awal. Nggak ada hambatan," ungkap Iptu Fahmi Aminullah.

Rekonstruksi itu selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi mengaku hanya ingin tahu lebih dalam.

"Ini rekonstruksi pertama, waktu itu berbeda, itu bukan rekonstruksi. Kondisi Ipul juga sehat, ceria, senyum-senyum," tukasnya.

Sementara remaja pria yang diduga menjadi korban tidak dihadirkan.

"Korban sementara belum," cetus Fahmi. "Korban ini sampai sekarang masih tertekan, untuk korban saja kita sediakan lembaga per­lindungan anak untuk memperbaiki psikisnya. Nanti ada dari kuasa hukumnya." ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya