Berita

Politik

Bang Idrus Bersyukur Masuk Radar Cagub DKI Dari PKS

KAMIS, 10 MARET 2016 | 17:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama Muhammad Idrus masuk radar PKS sebagai kandidat calon Gubernur DKI Jakarta. Menanggapi itu, Idrus menyatakan terimakasih kepada partai dakwah.

"Alhamdulillah, terimakasih kepada senior kami yang telah memberikan kepercayaan kepada anak muda untuk mengambil peran membangun ibukota yang lebih baik," kata Idrus di Jakarta, Kamis (10/3).

Nama Idrus sebelumnya disebut sebagai salah satu calon kandidat gubernur DKI oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nurwahid. Hidayat menyatakan ada tokoh eksternal dan internal yang tengah dimatangkan PKS untuk diusung di Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. Dari luar ada nama Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, Yusril Ihza Mahendra. Sementara di internal partai ada Anis Matta, Muhammad Idrus, Triwisaksana dan Nur Mahmudi.


Idrus sangat serius untuk bertarung di Pilgub DKI 2017. Sejak lama sudah berhimpun Relawan Idrus (RI) yang populer dengan relawan #JakartaKEREN. Sosialisasi yang dilakukan Idrus juga sangat gencar. Belakangan ini spanduk Idrus banyak hadir di tengah masyarakat.

Menurut pantauan, spanduk ini berada di gang-gang kecil dan juga di pemukiman padat penduduk. Ada pula yang memasang spanduk Muhamad Idrus di depan rumah sebagai bentuk dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta ini. Spanduk  berukuran 3 x 1 ini terpampang logo PKS dengan tagline yang sudah melekat pada Muhamad Idrus yakni "Jakarta Keren Untuk Semua" dan ditambahkan dengan tulisan Darah Baru Jakarta.

Ketua DPC PKS Penjaringan, Karim, mengungkapkan, ini merupakan bagian dari ajang sosialisasi Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Ya, ini bagian dari sosalisasi dar PKS kepada warga DKI Jakarta, Kebetulan Muhamad Idrus sudah masuk dalam radar nama calon gubernur di internal PKS,"  kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Di tempat terpisah ketua tim #JakartaKEREN M. Hadi Nainggolan mengatakan terkait pemasangan spanduk pihaknya tidak tau menau, dan juga pihaknya sama sekali tidak mengakomodir.

"Mungkin ini merupakan gerakan dan inisiatif kader atau simpatisan PKS yang kini bergerak untuk memenangkan Bang Idrus," tegas Hadi.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya