Berita

Puan Maharani: Kekayaan Budaya Harus Jadi Karakter Fashion Indonesia

KAMIS, 10 MARET 2016 | 13:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kekayaan budaya Indonesia dengan berbagai macam coraknya hendaknya dapat menjadi inspirasi serta karakter dalam karya fashion modern. Dengan karakter dan kepribadian fashion berbasis budaya, karya fashion designer Indonesia menjadi lebih kuat dalam upaya membangun Indonesia.
 
Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, saat membuka Indonesia Fashion Week 2016 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (10/3).
 
Puan Maharani melihat, corak Indonesia yang indah dapat dijadikan identitas budaya Indonesia untuk diperkenalkan ke pasar perekonomian secara global. Dan corak Indonesia merupakan identitas bangsa, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan dapat mengenalkan identitas bangsa di dunia.
 

 
Dengan begitu, sambungnya, Indonesia ke depan dapat menjadi rumah mode, baik di Asean dan dunia. Puan melihat, desainer Indonesia yang kreatif dapat membuat industri fesyen di Indonesia semakin maju.
 
"Melalui ajang Indonesia Fashion Week 2016 ini juga dapat secara efektif digunakan untuk memperkenalkan label Indonesia melalui fesyen kepada publik agar  mereka mengetahui perkembangan dan kreativitas anak bangsa yang tidak kalah dibandingkan dengan karya-karya internasional lainnya," kata Puan.
 
Puan sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Indonesian Fashion Entrepreneur and Designer Association (APPMI) yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut. Ia berharap Indonesia Fashion Week bisa menggerakan sektor industri fesyen sehingga menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja serta membangun kemandirian ekonomi nasional berbasiskan budaya.
 
"Sekarang era Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA yang 40 persen pasarnya ada di Indonesia. Kita harus bisa manfaatkan dengan fesyen kita sendiri, sambil tentu harus bisa menguasai pasar di negara lain," tegasnya.
 
Namun, ia juga menekankan agar masyarakat Indonesia bisa menyikapi MEA dengan arif dan bijaksana, memanfaatkan setiap peluang dengan menggunakan karya anak bangsa Indonesia sendiri. Hal yang paling diperlukan adalah membangun daya saing agar mampu menaklukan produk dari negara-negara lain.
 
"Membangun kekuatan daya saing ini membutuhkan upaya kita semua untuk menjebol berbagai penghalang kemajuan dan membangun cara berpikir, cara kerja, dan cara hidup yang dapat membawa kepada kemajuan," demikian Puan. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya