Berita

Polisi Tangkap Tiga Penipu Menteri Era SBY

RABU, 09 MARET 2016 | 16:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap Icsan A (45), Suratno (50), dan Dera (34).

Ketiga pelaku melakukan penipuan dengan menawarkan posisi penting kepada bekas menteri pada era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Memang sudah ada sejumlah uang ditransfer ternyata ada penipuan. Pelaku sudah kami tangkap," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal, Rabu (9/3).


Kendati demikian, Iqbal enggan menyebutkan nama pejabat dan menteri era SBY yang menjadi korban dari pelaku.

"Masih kami kembangkan. Saya belum bisa sampaikan. Nanti kalau sudah lengkap saya sampaikan. Kalau data belum saya miliki secara utuh belum bisa saya kasih," kata Iqbal seperti dilansir JPNN.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, target penipuan pelaku ialah para pejabat penting dan bekas menteri era kabinet bersatu jilid II. Usai mendapatkan target, pelaku kemudian menawarkan posisi empuk di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sementara, kepada korban pelaku mengaku sebagai menteri di Kabinet Kerja. Ada lima identitas menteri yang biasanya mereka gunakan untuk menipu korban, yakni‎ Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brojonogoro, dan Wakil Menkeu Mardiasmo.

Untuk membuat korban semakin percaya, pelaku lantas membuat rekening bank yang hampir mirip dengan nama-nama menteri tersebut. Ris Sumarno, Pratikno, Ignan Jonan, dan Aria Bima adalah nama buku rekening yang berhasil disita polisi.

"Potensial calon korban yang ingin ditipu adalah pejabat yang sudah mengalami masa pensiun dan mau pensiun," beber Krishna.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya