Berita

AAGN Puspayoga/net

Menkop Ajak Diplomat Promosikan UMKM Ke Mancanegara

JUMAT, 04 MARET 2016 | 17:07 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga menaruh harapan pada calon diplomat yang akan di tgaskan negara untuk ikut memasarkan produk-produk UMKM Indonesia di negara dimana mereka ditempatkan.  para diplomat yang akan ditugaskan di 34 n3gara itu, kini digodok di Sekdilu Kementerian Luar Negeri (Sekolah Dasar Luar Negeri).
 
Anda-anda sekalian kedudukannya sangat strategis dalam ikut memasarkan brand Indonesia, khususnya produk UKM ke mancanegara. Saya mengharapkan para calon diplomat ini bisa ikut memasarkannya di  negara yang akan ditempati. Misalnya dengan memajang produk UKM di pusat keramaian, mall atau foodcourt  sehingga prouk UKM kita  ini bisa seperti pameran tiap hari,” ujar Menteri Puspayoga, usai menerima peserta Sekdilu Kemenlu angkatan ke 56, di gedung Smesco, Jakarta Jum’at (4/3/2016).

Menurut Puspayoga, setiap negara memiliki selera berbeda-beda akan produk-produk Ukm Indonesia. Disini perlu dipelajari pangsa pasar masing-masing negara, misalnya, warga Jepang  cenderung suka dengan makanan olahan, sementara masyarakat Amerika Serikat menyukai furniture atau mebel produk Indonesia.


Harapannya dengan berkunjung ke Smesco ini yang menyajikan berbagai produk UKM dari seluruh Nusantara, para calon diplomat ini bisa melihat lebih detail, rincian dari produk UKM tersebut llau di bandingkan dengan selera masing-masing negara tujuan. Ini akan membuat promosi produk UKM Indonesia di luar negeri bisa lebih efektif,” ujar Puspayoga.

Sekdilu sendiri adalah sekolah dasar bagi calon diplomat. Saat ini Sistem untuk mendidik dan menghasilkan diplomat-diplomat RI terbagi menjadi tiga jenjang yakni dasar, menengah, dan tinggi. Dimulai tingkat dasar yaitu Sekolah Dasar Luar Negeri (Sekdilu) yang diperuntukkan bagi para calon diplomat yang telah lulus ujian penerimaan. [dzk]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya