Berita

1.296 Pelancong MV Volendam Merapat Ke Borobudur

JUMAT, 04 MARET 2016 | 16:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pelabuhan Terminal Penumpang Tanjung Mas, Semarang, kembali kedatangan wisatawan mancanegara. Mereka adalah para wisatawan pelancong yang terpikat oleh mahakarya budaya Borobudur.

Kapal Pesiar MV. Volendam merapat dengan membawa 1.296 penumpang dan 624 crew kapal, Jumat (4/3) pagi.

"Ini adalah kapal yang ke-9 yang masuk ke pelabuhan dan sudah 400 ribu lebih wisatawan yang masuk melalui pelabuhan ini," ujar Kepala Dinas Pariwisata Semarang, Prasetyo.


Kapal asal Belanda itu mendarat pukul 9 pagi. Kapal dengan berat  61.214 GT dan panjang  237, 90 meter itu datang untuk berwisata di Jawa Tengah.

"Tujuan utamanya masih Borobudur, tapi kami sangat ingin menyebar ke seluruh Jawa Tengah. Ini juga harus menjadi perhatian seluruh daerah menyikapi datangnya ribuan wisatawan ini," ujar pria ramah itu.

Ada empat jenis paket Volendam yakni ke Borobudur melalui jalan darat, naik kereta dan tur wisata kota. Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata  memang mendorong cruise, baik dari Singapore, Hongkong, maupun Eropa, untuk membawa penumpangnya ke bahari Nusantara. Jika mereka melihat, dan menikmati alam laut Indonesia, dijamin mereka akan kembali lagi.

"Nanti juga akan ada agenda Semarang sight. Yakni mengunjungi jamu Nyonya Meneer, kota lama, Gereja Blenduk, dan Batik 16, nanti juga wisatawan akan kami ajak minum kopi di Semarang ambil langsung dari kebunnya. Langsung ambil, langsung goreng dan minum kopi bersama," bebernya.

"Untuk kedatangan kali ini rinciannya Borobudur by Coach 399 orang, Borobudur by Train 120 orang, Tlogo Agro Highland sebanyak 45 orang dan Semarang city tour sebanyak 23 orang," tambah Prasetyo.

Menpar Arief Yahya menambahkan, Borobudur adalah karya kelas dunia yang pernah menjadi The Seven Wonder. Satu dari tujuh keajaiban dunia, sekaligus 1 diantara 10 top destinasi nasional, selain Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Jaw Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

"Brand Borobudur memang sudah lama dan pernah ngetop. Tugas kami bikin Borobudur lebih ngetop," jelas Arief Yahaya.[dem] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya