Berita

Serang RR, Semoga JK Hanya Lupa

JUMAT, 04 MARET 2016 | 09:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyerang Rizal Ramli dengan tidak mengakui kementerian koordinator maritim dan sumber daya dipertanyakan. Koordinator Aktivis 77/78, Syafril Sjofyan mengatakan, sikap JK ini aneh karena bertentangan dengan kelakuannya sendiri.

"Mungkin JK lupa, malah ikut-ikutan membuat gaduh. JK menyatakan, sesama menteri tidak boleh gaduh dan menyelesaikan masalah dalam rapat kabinet. Tapi menyangkut nama kemenko maritim dan sumber daya, JK justru tidak membicarakannya dalam rapat kabinet, dan malah mengungkapkannya ke publik," kata Syafril kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/3).

Dia mengira JK masih menyimpan dendam terhadap RR yang di masa-masa awal dilantik sebagai menteri menantang JK untuk berdebat soal proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt. Belakangan, pandangan RR soal ketidakmungkinan proyek listrik ini dapat diselesaikan sesuai target dan kuatnya unsur KKN diakui kebenarannya. JK juga sangat terganggu karena RR membongkar kesemerawutan manajemen Pelindo II, sampai-sampai RJ Lino yang mengaku dibekengi istana ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.


"Nampaknya JK masih dendam, memanfaatkan momen menyerang RR di depan publik," sambung dia,

Sikap JK yang tidak mengakui kemenko maritim dan sumber daya yang dipimpin RR, katanya, membingungkan masyarakat. Menurut Syafril, sikap lantang JK harusnya disampaikan enam bulan lalu saat RR baru dilantik. Bukan sekarang ini di saat pertentangan antara RR dengan Sudirman Said terkait Blok Masela mengemuka ke publik.

"Ada apakah? Semoga saja JK hanya lupa karena faktor usia, bukan karena sudah pikun. Karena kalau sudah pikun berbahaya buat negeri ini," demikian Syafril Sjofyan yang juga Koordinator Forkapti.[dem]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya