Berita

donald trump/net

Dunia

Meksiko Siapkan Langkah Hadapi Retorika Trump

RABU, 02 MARET 2016 | 13:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Meksiko mempersiapkan rencana diplomatik untuk melawan retorika agresif yang dilontarkan oleh kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump.

Dalam salah satu pernyataannya di kampanye beberapa waktu lalu, miliuner real estate itu melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyerukan pembangunan tembok di sepanjang perbatasan selatan Amerika Serikat dengan Meksiko.

Ia melabeli imigran dari Meksiko merupakan penyelundup obat terlarang dan pemerkosa. Ia pun mengusulkan deportasi massal para imigran gelap, terutama yang masuk dari perbatasan Meksiko.


Kepala Staf Presiden Meksiko, Francisco Guzman menyebut bahwa sudah saatnya bagi Meksiko untuk mengambil langkah mendorong kembali.

"Kami tidak akan melibatkan diri dalam perdebatan," kata Guzman.

"Amerika Serikat dan Meksiko membutuhkan lebih banyak jembatan penghubung daripada dinding pemisah," tegasnya seperti dimuat The Guardian (Selasa, 1/3).

Ia menjelaskan bahwa Meksiko berencana untuk menggunakan jaringan luas dari konsulat Amerika Serikat untuk menyoroti manfaat dari hubungan Amerika Serikay-Meksiko terutama terkait dengan ekonomi.

Inisiatif tersebut rencanya melibatkan forum dengan pelaku-pelaku bisnis, politisi serta tokoh masyarakat Amerika Serikat.

Amerika Serikat sendiri saat ini merupakan salah satu mitra terbesar Meksiko dalam urusan perdangan, yakni 80 persen ekspor.

Sebelumnya, dua mantan presiden Meksiko Vicente Fox dan Felipe Calderon telah secara terbuka mengutuk Trump, dan membandingkannya dengan Adolf Hitler. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya