Berita

mahathir mohamad/net

Dunia

KRISIS UMNO

Mahathir Berhenti Untuk Kedua Kali

SELASA, 01 MARET 2016 | 09:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memutuskan untuk keluar dari partai politik penguasa, UMNO. Pengumuman pengunduran diri disampaikan Mahathir dalam jumpa pers di Putra Jaya, Senin (29/2).

Menurut Mahathir, dirinya tidak bisa menerima keputusan pemimpin-pemimpin UMNO yang membiarkan Perdana Menteri Najib Razak tetap berkuasa kendati ditengarai terlibat dalam kasus korupsi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Ini adalah pengunduran diri kedua Mahathir dari UMNO.


Hal yang sama pernah dilakukannya pada tahun 2008 menyusul pertikaiannya dengan perdana menteri saat itu, Abdullah Ahmad Badawi.

"Organisasi yang dipimpin Najib hari ini tidak sama lagi dengan UMNO yang didirikan pada 11 Mei 1946," ujar penerima Star of Soekarno Award dari Yayasan Pendidikan Soekarno itu.

Ketika ditanya apakah anaknya, mantan Menteri Besar Kedah Datuk Seri Mukhriz Mahathir, juga ikut mundur, Mahathir mengatakan dirinya tidak bisa mewakili anaknya.

"Yang jelas istri saya ikut saya meninggalkan UMNO," ujarnya.

Dalam keterangan itu, Mahathir juga mengatakan dirinya tidak akan mendirikan partai politik baru, juga tidak akan ikut dalam partai politik tertentu. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya