Berita

Bukan Tidak Mungkin Ridwan Kamil Jadi Calon Presiden

SELASA, 01 MARET 2016 | 09:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengamat politik senior Muhammad AS Hikam memuji langkah Ridwan Kamil mundur dari bursa calon gubernur DKI. Keputusan Emil dinilai sebagai keputusan cerdas

"Alasan-alasan beliau, menurut hemat saya, brilian," kata Hikam di akun facebooknya.

Emil memiliki semua persyaratan untuk bertanding melawan Ahok. Bahkan dari segi prestasi pembangunan daerah, dia masih lebih moncer daripada Ahok.


Meski begitu, kata Hikam, Emil memilih tidak mengikuti anjuran, dorongan, atau bahkan bujuk rayu pihak yang menginginkannya maju menjadi penantang Ahok di DKI.

Alasan brilian yang disampaikan Emil, bukan saja alasan penugasan sebagai wali kota Bandung yang belum selesai tetapi pandangan kritis Emil tentang Jakarta dan Jakarta sentrisme yang ingin diperanginya. Hal ini, menurut Hikam, merupakan sebuah kredo politik yang begitu visioner, yang selama ini tidak pernah disuarakan.

"Saya sangat menghormati keputusan cerdas RK dan sekaligus mengagumi argumentasinya," masih kata Hikam.

Hikam yang doktor ilmu politik lulusan University of Hawaii at Manoa, Honolulu, AS mengatakanalasan normatif Emil mundur bisa diperdebatkan. Tetapi secara politik pragmatis, Emil sejatinya sedang membangun fondasi yang lebih kokoh bagi masa depan karir politiknya.

"Sehingga bukan tidak mungkin beliau akan menapaki jenjang menuju RI 1 atau RI 2," demikian Hikam.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya