Berita

Akan Didatangi Jokowi, Kawasan Danau Toba Alami Kemajuan

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 21:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo bakal mengunjungi Danau Toba, Sumatera Utara, pada Selasa-Rabu, 1-2 Maret 2016.

Jokowi akan melihat langsung progres percepatan pembangunan Toba, satu diantara 10 top destinasi yang ditetapkan sebagai prioritas pembangunan di sektor pariwisata, untuk menembus target 20 juta wisman di 2019.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan langkah strategis percepatan Danau Toba adalah penetapan Perpres Badan Otorita Toba, dan Perpres Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Triwulan I 2016.


Setelah itu, triwulan II 2016 Penetapan Perpres Zona Badan Otorita atau Zona Otorita.

"Progres! Triwulan I 2016, skedul kami Badan Otorita DPN Danau Toba terbentuk. Bulan Maret nanti menunggu Perpres Badan tersebut,"  kata Menpar Arief Yahya, Senin (29/2).

Badan Otorita akan diketuai oleh Menko Kemaritiman Rizal Ramli, dan Ketua Pelaksana Harian Menpar Arief Yahya. Adapun anggotanya adalah Menkeu, Mendagri, Men PAN-RB,  Mendikbud, Men BUMN, Men PUPR, Menhub, Meneg Perencanaan Pembangunan/Kepala Bapenas, Men ATR, Men LHK dan Gubernur Sumut.

"Badan inilah yang merupakan implementasi dari single destination, single management. Salah satu critical success factor manajemen destinasi Danau Toba," jelas Arief Yahya.

Lebih lanjut, Mantan Dirut PT Telkom ini sudah membentuk Tim Shadow Management untuk kawasan Toba. Mereka yang ikut memikirkan share infrastructure yang bisa dikeroyok bersama-sama untuk menjadikan Toba sebagai destinasi kelas dunia.

Setelah menjalani serangkaian koordinasi antar kementerian, lanjut Arief, masing-masing sudah sepakat untuk membangun bersama-sama mulai 2016 ini.

Dari soal pelebaran jalan dan tol dari Kuala Namu, pelebaran bandara dekat Toba, pembangunan jalan di Pulau Samosir, manajemen karamba dan budidaya ikan tawar, sampai manajemen sampah yang setiap bulan dilempar di danau itu 120 ton.

"Terima kasih pada Kementerian lain yang juga bekerja sangat cepat," ungkap The Marketeer of The Year 2013 itu.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya