Berita

jj rizal/net

Sejarawan: Ahok Mengidap Penyakit Irasionalitas Banjir Jakarta

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 21:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kritik keras terhadap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali disampaikan sejarawan JJ Rizal.

Kali ini, dia mengeritisi pernyataan Ahok yang menyebut banjir di Jakarta akibat tersumbatnya aliran air di gorong-gorong oleh tumpukan kulit kabel. Ahok curiga ini sebagai sabotase pihak-pihak tertentu.

"Menilai banjir disebabkan oleh tumpukan kabel itu sama tidak warasnya dengan bilang nyamuk Bekasi yang bikin demam berdarah merajalela di Jakarta," tulis JJ Rizal dalam akun twitter miliknya, @JJ Rizal, Minggu (28/2).


 Menurut dia, mencari-cari alasan di luar akal sehat menunjukkan Ahok panik. Hal itu disampaikan JJ Rizal mengometari status yang ditulis jurnalis senior Uni Lubis.

Di akun @unilubis, dia meminta Ahok agar segera mengecek semua saluran sehingga tidak ada tumpukan kulit kabel karena air Katulampa diperkirakan tiba di Manggarai malam ini.

"Yang panik kalo jkt banjir seraya cari alasan di luar akal sehat, itu artinya kena sakit lama irasionalitas banjir jkt," ciut JJ Rizal.

Sakit irasionalitas banjir Jakarta, lanjut JJ Rizal, â€Žmuncul akibat gagal paham dan rasa putus asa kehabisan akal melihat banjir Jakarta. Makanya, kata dia, tidak aneh Ahok jadi bahlul alias kehilangan akal merespon permasalahan banjir.

"Banjir itu kewajaran bagi jakarta yg tdk wajar kehilangan akal sehat melihat banjir dan kehilangan otak waras memilih solusi banjir‎," kicau JJ Rizal lagi.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya