Berita

net

Kedahsyatan Wonderful Indonesia Di Aruk ‎Bakal Disusul Di Wilayah Perbatasan Lainnya

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 19:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Pariwisata akan terus menggelar Festival Wonderful Indonesia di daerah perbatasan. Kegiatan dalam rangka mempromosikan wisata Indonesia itu baru-baru ini digelar di perbatasan Aruk, Sambas, Kalimantan.

"Kemenpar akan terus menggelar kegiatan di banyak titik di perbatasan, bukan hanya di Aruk, tapi juga di lokasi strategis lainnya," ungkap Menpar Arief Yahya dalam keterangannya, Minggu (28/2).

‎Menpar mengatakan sudah diprediksi sebelumnya jumlah wisman dari Malaysia yang hadir dalam Festival Wonderful Indonesia di Aruk‎. â€ŽSekitar 5.000 orang memadati pentas. ‎Mereka berbaur, baik yang ber-KTP Indonsia maupun yang beridentitas Negeri Seberang Malaysia, menikmati alunan musik yang diprakarsai Kemenpar.‎


‎Bukan hanya jumlah wisman yang berkunjung, tapi acara "Man made" itu bisa men-drive ekonomi masyarakat.‎ Para pedagang dan usaha kecil yang ada di Aruk benar-benar ikut mengambil peran, mendapatkan manfaat terbesar.‎‎

‎"Ketika banyak orang datang, demand akan tercipta, dan saya tidak khawatir dengan supplay-nya. Masyarakat pasti menemukan kreasinya sendiri untuk mengambil manfaat commecial value-nya," jelas Arief.

‎Great Batam, yang meliputi Batam dan Bintan pun didorong lebih banyak event dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pagelaran musik hang dibungkus dengan acara Festival cukup memikat negara tetangga, Singapura dan Malaysia untuk hadir lebih banyak.

‎Apalagi begitu banyak artis dan musisi Indonesia yang terkenal di dua negara tetangga itu. Ada Afgan, Rossa, Raisa, Wali, Noah, dan lainnya sangat tersohor di Negeri Seberang.

‎"Asumsikan musik dan festival itu sebagai pendobrak. Selebihnya, ketika sudah sering berkunjung ke Indonesia, mereka bisa lebih banyak mengeksplorasi objek wisata lain di dekat perbatasan. Inilah yang dimaksud dengan Border Tourism," kata dia.[dem]‎

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya