Berita

ilustrasi

Politik

Pemerintah Didesak Tutup Pasar Satwa Liar

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 18:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah didesak untuk menutup pasar satwa liar karena menjadi tempat maraknya perdagangan ilegal satwa liar yang dilindungi.

Permintaan tersebut disampaikan Direktur Yayasan Scorpion, Gunung Gea, dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/2).

"Ancaman kepunahan sejumlah satwa langka yang dilindungi adalah benar-benar nyata. Beberapa spesies saat ini sudah diambang kepunahan," kata Gunung Gea.


Dia mengatakan pencegahan kepunahan hewan langka yang dilindungi perlu dilakukan dengan serius. Dia berharap para penjabat pemerintah dan masyarakat yang memiliki satwa langka yang dilindungi undang-undang di rumah mereka untuk segera menyerahkannya ke kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam, baik satwa dalam keadaan hidup atau satwa yang diawetkan.

"Hal ini diperlukan untuk menghentikan perdagangan satwa langka di Indonesia," katanya.

Gunung Gea menambahkan saat ini adalah momentum yang baik untuk meningkatkan upaya perlindungan terhadap satwa langka karena saat ini Indonesia dipimpin oleh presiden yang  merupakan sarjana kehutanan. Agar dapat melindungi satwa langka, peranan para penegak hukum perlu ditingkatkan baik dari kepolisian maupun dari para penyidik sipil di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"UU 5/1990 dengan jelas menyatakan bahwa setiap orang yang membunuh, memburu/memangkap, memelihara satwa/burung yang dilindungi dapat kena denda Rp 100 juta dan 5 tahun penjara," demikian ucap Gunung Gea mengingatkan.

Kemarin (Sabtu, 27/2), tim dari Polda Riau berhasil menyelamatkan delapan satwa langka yang dilindungi di Pasar Palapa Pekanbaru. Operasi ini dilakukan atas informasi Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group.

Investigator Senior Scorpion, Marison Guciano mengatakan satwa langka yang diamankan dari perdagangan di Pasar Palapa Pekanbaru terdiri dari enam ekor Kukang, seekor Siamang dan Owa. Dalam operasi ini tiga pedagang turut diamankan oleh petugas.

"Di Pasar Palapa satwa dilindungi dijual secara bebas dan terbuka. Pasar Palapa adalah salah satu pasar satwa paling buruk yang pernah ditemui," kata Marison.‎

Di Pasar Palapa, menurut Marison, seekor Kukang dijual dengan harga Rp 300.000. Kukang yang diperjualbelikan di Pasar Palapa kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang bersifat mistis dan untuk hewan peliharaan. Kukang diambil minyaknya yang dipercaya dapat memperkuat kejantanan pria dan tulangnya sebagai syarat pesugihan.

"Penjual juga menyediakan jasa menyembelih Kukang dengan biaya Rp150.000 per ekor," demikian kata Marison.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya