Sebanyak delapan satwa liar yang dilindungi berhasil diselamatkan lewat sebuah operasi tim dari Polda Riau bekerja sama dengan organisasi non pemerintah Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, Sabtu (27/2).
‎Investigator Senior Scorpion Marison Guciano mengatakan ‎s‎atwa langka yang diamankan dari perdagangan di Pasar Palapa Pekanbaru terdiri dari enam ekor Kukang, seekor Siamang dan Owa. Tiga pedagang turut damankan oleh petugas.‎
‎"Di Pasar Palapa satwa dilindungi dijual secara bebas dan terbuka," ujar ‎dia dalam keterangannya kepada redaksi, Minggu (28/2).‎
‎‎Dia mengatakan kronologi operasi. Ivestigator Scorpion sudah berada 2 minggu di Pekanbaru untuk melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi perdagangan satwa dilindungi di Pekanbaru. Hasil temuan tersebut kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.‎
‎‎"‎Pasar Palapa adalah salah satu pasar satwa paling buruk yang pernah ditemui," kata Marison.‎
‎Di Pasar Palapa, menurut Marison, seekor Kukang dijual dengan harga Rp 300.000.‎ Kukang yang diperjualbelikan di Pasar Palapa kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang bersifat mistis dan untuk hewan peliharaan. Kukang diambil minyaknya yang dipercaya dapat memperkuat kejantanan pria dan tulangnya sebagai syarat pesugihan.‎
‎"Penjual juga menyediakan jasa menyembelih Kukang dengan biaya Rp150.000 per ekor," tukasnya.
[dem]‎