Berita

Politik

Menko Rizal: Saatnya Uni Eropa Galakkan Investasi Di Indonesia

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 10:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengungkapkan, sudah saatnya negara-negara Uni Eropa menggalakan investasi di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Hal itu diungkapkan Rizal dalam pidatonya sebagai Keynote Speaker di Konferensi Internasional tentang Global Infrastucture Investment Strategy di Brussel, Belgia, Rabu (24/2).

Dalam konferensi internasional yang digelar di Gedung Parlemen Belgia dan diorganisir ‎oleh mantan Perdana Menteri Belgia, Prof Mark Eyskens dan dibuka oleh Ketua Senat Belgia Christine De fraigne itu, Menko Rizal Ramli menyatakan bahwa setelah pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu kurang bagus, hanya 4,8 persen, di tahun 2016 ini akan digenjot menjadi sekitar 6 persen. Untuk mencapai target antara lain akan digalakkan pembangunan infrastruktur, pariwisata, transportasi, perikanan dan sebagainya.


Namun, ditegaskan Rizal Ramli, pembangunan infrastruktur akan diorientasikan ke luar pulau Jawa. Misalnya pembangunan dan pengembangan kereta api di Sumatera dan Sulawesi.

"Diperlukan investasi yang besar dan ini merupakan peluang yang besar bagi Uni Eropa untuk berinvestasi di Indonesia. Ini akan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Uni Eropa," katanya.

Menurutnya, yang harus diingat oleh negara-negara Uni Eropa apabila mengikuti tender sendirian tanpa partner dari Indonesia, maka pasti akan kalah harga dari peserta dari negara China. Karena itu industri dari negara-negara Uni Eropa apabila mau mengikuti tender harus bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Indonesia agar bisa kompetitif, minimal dalam umur dan kualitas produk.

Konferensi Internasional ini diikuti oleh lima puluhan ahli kelas internasional dan Uni Eropa, yang terdiri dari businessman, ekonom, analis politik global, para bankir, menteri, para mantan menteri, mantan Perdana Menteri Belgia dan lain-lain. Kegiatan yang berlangsung seharian penuh itu ditutup oleh Menteri Keuangan Belgia DR Johan Van Overtveldt yang kemudian mengadakan pertemuan khusus dengan Menko Maritim Rizal Ramli. [wah] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya