Berita

Menteri Puspayoga Puji Program Gampil Ridwan Kamil

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 13:56 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga didampingi oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil menyaksikan peluncurkan program Gadged Mobile Application for Licence (Gampil) di Halaman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/2). Gampil adalah program dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung.

Launching ini juga disaksikan oleh Deputi bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop, I Wayan Dipta dan Deputi bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop, Yuana Setyowati Barnas. Hadir juga Ketua OJK Bandung, Kajari, Dandim, Ketua PN Bandung, serta para pelaku usaha di Kota Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan, kini warga Kota Bandung sudah bisa memulai usaha dengan cara yang sangat mudah, tidak perlu izin dan cukup memberitahukan. Aplikasi inilah yang disebut Gampil.


"Untuk menjadi pengusaha mikro tidak perlu lagi izin, cukup memberitahu pemerintah kota kemudian pemerintah kota akan merespon dengan mengeluarkan tanda daftar usaha kecil/mikro dan itu langsung bankable untuk skema kridit KUR," sebut Kang Emil, sapaan akrabnya.

Bandung menurut Kang Emil, tidak mempunyai konglomerat yang raksasa, sumber daya alam yang bagus, namun mempunyai knowledge yang memadai dan Bandung bisa disebut sebagai Kota UKM saking banyaknya pelaku UKM.

"Pahlawan-pahlawan Kota Bandung adalah UKM, jadi wajar saya mendengarkan curhat mereka," terangnya.

Sementara itu Menteri Puspayoga menyambut gembira program baru di Kota Bandung ini. Apa yang dilakukan Walikota Bandung ini sudah on the track untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Para pelaku UKM ini kita beri fasilitas yang sangat mudah serta bunga yang seringan-ringannya. Bunga KUR saat ini hanya 9 persen per tahun dari sebelumnya 22 persen. Tahun depan pun akan diturunkan lagi menjadi hanya 7 persen," jelas Puspayoga.

Ia mengucapkan selamat kepada Kota Bandung yang telah sukses meluncurkan program 'Gampil'. Kepada warga Bandung ia juga mengucapkan selamat karena sudah diberi kemudahan oleh pemerintah daerah. "Inilah yang disebut negara hadir di tengah-tengah masalah sosial," pungkas Puspayoga.

Program dengan online sistem ini merupakan inovasi yang dibuat BPPT Kota Bandung.
Ia pun sudah menginstal program tersebut di smart phone miliknya saat kunjungannya ke Kota Bandung selasa lalu. Dan ini menjadi pilot projek di Indonesia.

Kelebihan aplikasi ini sudah bisa langsung conek ke perbankan. Program 'Gampil' memberikan proteksi dan pemberdayaan potensi ekonomi lokal bagi warga kota Bandung.

Aplikasinya ini sekarang juga sudah siap, publik sudah bisa mendownload di playstore pada smart phone dengan keyword 'Gampil' yang berarti gampang. Tagline ‘Gampil' adalah "Satu Sentuhan Untuk UKM Juara".

Fasilitas ini hanya berlaku bagi warga yang ber-KTP Bandung saja. Dengan legalitas tersebut, perbankan sudah siap menyalurkan KUR dan kredit Mikro apabila diperlukan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya