Pihak Istana meluruskan meluruskan pernyataan Ketua Tim Adhoc PSSI Agum Gumelar yang menyatakan pembekuan PSSI segera akan dicabut.
Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit mengatakan yang benar adalah Presiden memerintahkan Menpora Imam Nachrowi mengkaji rencana pencabutan pembekuan, dan hasil kajian akan diserahkan kepada Presiden dalam satu-dua hari setelah pertemuan.
"Presiden Joko Widodo perintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk melakukan pengkajian pencabutan pembekuan PSSI. Hal ini disampaikan Presiden dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi, serta Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar di Istana Merdeka, Rabu sore, 24 Februari 2016," kata Sukardi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Sebelumnya, Agum Gumelar mengatakan bahwa pembekuan PSSI akan segera dicabut. Hal itu disampaikan Agum setelah bertemu Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrowi, di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin sore.
"Kabar baik, PSSI akan diaktifkan kembali," kata Agum.
Agum menuturkan, unsur pemerintah akan masuk dalam tim Ad Hoc. Sedangka kongres luar biasa PSSI, menurutnya, harus dilakukan sesuai statuta FIFA.
"Kalaupun mau kongres luar biasa, harus melalui jalur statuta," ucapnya.
Seperti diketahui, Pemerintah melalui Keputusan Menpora Nomor 0137 Tahun 2015 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Berupa Kegiatan Keolahragaan PSSI Tidak Diakui sejak 17 April 2015. Sanksi ini dijatuhkan setelah PSSI tidak mematuhi beberapa kali peringatan yang disampaikan pemerintah.
[dem]