Berita

Politik

Super Sekali Setya Novanto Palsukan Absensi

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 12:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Setya Novanto dikabarkan memalsukan absensi saat sidang paripurna DPR kemarin.

Kabar tersebut disampaikan Lala Nabila, pemilik akun twitter @LalaBinal.  Dia mengupload foto tandatangan kehadiran Novanto di daftar absensi paripurna padahal mantan Ketua DPR RI itu tengah berada di Sulawesi Utara.

"Sungguh super sekali. @MasNovanto yang ada di Sulut bisa ke @DPR_RI untuk tanda tangan kehadiran. @fraksigolkar," tulis Lala sebagai caption foto tersebut.


Sebelumnya dia mengupload foto absensi milik Fraksi Golkar sebagai bukti bantahan. Di sana tidak ada tandatangan Novanto. Dia juga mengupload link pemberitaan dari radarmanado.com yang menyebutkan Novanto hadir di acara Musda Golkar Sultra. Bukan hanya itu, foto Novanto bersama dengan salah satu kader Golkar di sela musda turut diupload Lala sebagai bukti.

"Di berita dan foto tadi sudah bisa dikonfirmasi kan kalo @MasNovanto gak hadir paripurna. Nah, di sini Lala mau ngasih tau kekuatan super SN. Apa kekuatan super @MasNovanto Setya Novanto? Dia tiba2 hadir di paripurna @DPR_RI buat tanda tangan. @fraksigolkar," kicau Lalau.

Kicauan @LalaBinal direspon nyinyir oleh netizen. Akun @Altefalken mempertanyakan tindakan Novanto ini. "Ini DPR apa kampus teknik? bisa titip absen gitu," kicaunya.

Bagi akun @didikNS, tindakan ini menunjukkan Novanto bukan orang biasa. Novanto bisa ada di dua tempat berbeda di saat yang bersaman.  "Ini orang sakti," kicaunya.

Komedian Pandji Pragiwaksono ikut mengomentari temuan Lala. Di akun twitter @pandji, dia mengimbau publik  tidak berprasangka buruk terhadap Novanto.

"Jangan suudzon. Pasti beliau punya "pintu ke mana saja" kayak Doraemon," kicaunya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya