Berita

Budi Heriyadi/NET

PILKADA BANTEN

Tiga Gagasan Dan Tawaran Budi Heriyadi Agar Banten Bisa Maju

SELASA, 23 FEBRUARI 2016 | 23:54 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Ada tiga hal yang bisa membuat Banten menjadi provinsi yang maju, mandiri dan punya daya saing tinggi. Yaitu Pertanian, transportasi dan kebersihan.

Demikian disampaikan Budi Heriyadi, Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten, dalam percakapan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/2).

"Kita jangan bicara yang terlalu muluk-muluk dulu, kita memulai dari yang sederhana tapi kongkrit,” katanya.


Budi menjelaskan, Banten harus kembali ke pertanian sebagai lumbung beras nasional. Alasannya, jelas kata Budi, masyarakat Banten adalah pengomsusi beras.

"Kita bisa sinkronkan dengan program Gerindra tentang 2 juta lahan untuk pertanian beserta insyinyurnya disana. Kalau ini tercapai, Insya Allah minimal untuk setok beras provinsi Banten dari daerahnya sendiri," katanya.

Kedua, soal pengolahan sampah. Menurut Budi, Banten harus mulai memikirkan soal pengolahan sampah yang murah dan ramah lingkungan. Selain itu, budaya membuang sampah tidak sembarangan harus mengakar dari atas sampai ke bawah.

"Kalau Banten bersih, pasti akan berimplikasi positif ke banyak hal," katanya.

Sedangkan terkait dengan transportasi, Budi mempunyai ide menghidupkan kembali jalur kereta Api khusus untuk barang-barang berat. Alasannya, selama ini, truk-truk yang dari luar Banten membuat jalan cepat rusak.

Untuk truk-truk yang membawa hasil panen, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, Budi mengusulkan untuk di bikin pasar Induk yang mewadahi semua kebutuhan mereka.

"Jadi orang Jakarta di balik transaksinya adalah di Pasar Induk yang kita buat,” katanya.

Budi juga merasakan masyarakat Banten di sekitaran Kabupaten Tanggerang, Kota Tanggerang, dan Tanggerang Selatan, tidak pede dengan ke Bantenannya. Indikator, sederhana wacana mobil harus berplat A bukan B, semua pada gelisah, padahal itu merupakan wilayah ekonomi Banten.

"Kita harus membuat masyakat Tanggerang ini menjadi pede, salah satunya yaitu membuat Banten menjadi maju dan mandiri," katanya.
 
Budi, yang kini di perhitungkan sebagai kandidat calon Gubernur Banten, dan sudah menjadi lirikan beberapa partai politik tidak menolak jika amanah untuk memimpin Banten ada di Pundaknya.

Sebagai komitmen politik, dirinya siap mundur jika terpilih jadi gubernur tapi tidak bisa membuat Banten menjadi maju.

"Saya sudah buktikan ketika periode kedua saya tidak maju lagi jadi anggota DPR RI, saya konsern untuk di Partai," demikian Budi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya