Berita

Menpar Berharap Wisata Religi Manaqib Qubro Istiqlal Jadi Prioritas Unggulan

SELASA, 23 FEBRUARI 2016 | 13:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Puluhan ribu muslim hadiri wisata religi Dzikir Nasional Manaqib Qubro, Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (21/2). Semua khusyuk mengikuti acara yang disokong penuh Kementerian Pariwisata itu.

"Mudah-mudahan even wisata religi di DKI Jakarta bisa menjadi prioritas unggulan yang dapat menyumbang pergerakan pariwisata di Jakarta dan sekitarnya," jelas Menpar Arief Yahya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/2).

Dia berharap, kata dia, dengan itu juga akan terbangun citra positif bagi pariwisata DKI Jakarta yang tidak hanya menyajikan wisata yang ersifatentertainment, rekreatif dan hingar-bingar semata, tetapi dapat menjadi destinasi unggulan wisata religi.


Dia mengatakan masih ada potensi yang tersembunyi untuk digali, diperkuat dan dioptimalkan dari wisata religi.

Menurut Arif Yahya, pergerakan wisata religi berdampak sangat baik bagi perekonomian. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, terjadi  kenaikan hingga 165 persen perjalanan wisata yang didasarkan pada wisata religi. Dan yang lebih penting lagi, wisata religi menjadi pembeda dan ciri khas peradaban bangsa Indonesia.

Dzikir Nasional Manaqib Qubro, Masjid Istiqlal antara lain dihadiri pendiri sekaligus sesepuh Ponpes Sirnarasa, Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Al Maslul alias Abah Gaos, Ketua Yayasan Ponpes Sirnarasa, KH Dadang Mulyawan yang tak lain menantu dari Abah Gaos, dan penceramah kondang KH Jujun Junaedi. KH Jujun Junaedi mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri menjadi bangsa yang siap memenangkan persaingan di  pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Kita jangan cuma jadi pasar atau jadi tempat pemasaran produk bangsa-bangsa lain di era MEA. Kita harus jadi bangsa yang pintar dan produktif agar tidak jadi penonton,” imbau penceramah yang kerap tampil di layar kaca itu. [dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya