Berita

sudirman said

Sudirman Said Plin-Plan Dan Merusak Iklim Investasi Tanah Air

SENIN, 22 FEBRUARI 2016 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. ‎Komisi Energi DPR mengecam rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka kembali ekspor mineral mentah. Kebijakan kementerian yang dipimpin Sudirman Said tersebut dinilai akan merusak iklim investasi yang sudah berjalan cukup baik.

"Menjadi kemunduran kalau pemerintah mengizinkan kembali ekspor mineral mentah," ujar anggota Komisi VII Dito Ganinduto, Senin (22/2).

Menurut dia, kembali dibukanya keran ekspor mineral mentah bakal menimbulkan ketidakpastian investasi, dan menimbulkan kerugian pada perusahaan yang sudah membangun pabrik pengolahan mineral (smelter). Selain itu, kebijakan tersebur akan memunculkan kecemburuan bagi perusahaan yang sudah membangun smelter.


Dito mengatakan, sesuai amanat UU 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), kebijakan larangan ekspor mineral mentah merupakan upaya menjamin berjalannya program hilirisasi atau peningkatan nilai tambah, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian nasional.

"Program hilirisasi merupakan upaya untuk menghilangkan ekspor 'tanah air' (ore) yang sebelumnya dilakukan. Negara-negara lain juga melakukan kebijakan hilirisasi," katanya.

Politisi Golkar itu mensinyalir pemerintah plinplan menjalankan amanat UU Minerba, lantaran mendapat tekanan pihak tertentu. Sebab itu, dia menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi tata niaga pertambangan Indonesia.

"Pemerintah jangan plin-plan karena tekanan pengusaha atau kepentingan pribadi. Kalau perlu KPK masuk, sehingga pemerintah tidak bisa menjual sumber daya alam atau tanah air kita untuk kepentingan golongan tertentu," imbuhnya.

Selain itu, Dito menyayangkan pernyataan pemerintah yang menyebut Komisi VII DPR telah memberi persetujuan ekspor mineral mentah tersebut. Kendati UU Minerba direvisi, dia optimis dewan tidak akan meminta pemerintah membuka kembali ekspor mineral mentah.

"Kalau ada pribadi Anggota Komisi VII DPR yang menyatakan perlunya dibuka kembali ekspor mineral mentah, jangan dijadikan poin bahwa kami secara institusi setuju soal itu. Pejabat pemerintah mesti hati-hati jika memberikan statement," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mewacanakan pembukaan kembali ekspor mineral mentah dengan alasan menyelamatkan perusahaan tambang dan meningkatkan penerimaan negara melalui mekanisme revisi UU Minerba. Namun, Sudirman menyerahkan keputusan tersebut kepada dewan. Dia mengklaim pemerintah hanya memfasilitasi industri agar berjalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Nanti kita lihat, nikel, tembaga, emas dan lainnya. Jika DPR dan publik bicara, kita harus mendengar. Pemerintah hanya memfasilitasi industri supaya terus berjalan," katanya. [zul]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya